Niat Menolong Teman, Dua Pemuda Way Kanan Hilang Tenggelam di Sungai Way Umpu

- Editor

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Way Kanan – Dua pemuda bernama Mawan (19) dan Feri (23), warga Kampung Sai Umpu, Kecamatan Way Tuba, dilaporkan hilang tenggelam di aliran Sungai Way Umpu, Kampung Segara Midar, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Kamis (26/3/2026). 

Keduanya terseret arus saat berusaha menyelamatkan rekan mereka yang hanyut, hingga pencarian hari kedua pada Jumat (27/3/2026) sore, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Way Kanan, Basarnas, TNI, dan Polri belum berhasil menemukan keberadaan kedua korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Blambangan Umpu, AKP Yudhianto, mewakili Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika korban bersama lima rekannya pergi memancing sekitar pukul 14.00 WIB.

Karena tidak mendapat ikan, lima orang dari kelompok tersebut memutuskan menyeberangi sungai selebar kurang lebih 60 meter dengan cara berenang.

​”Saat berada di tengah sungai, salah satu rekan korban diduga kehabisan tenaga dan mulai terseret arus yang sangat deras. Mawan dan Feri secara spontan berusaha memberikan pertolongan,” ungkap Yudhianto.

​Namun, upaya penyelamatan tersebut berakhir nahas. Rekan pertama yang hanyut justru berhasil menyelamatkan diri ke tepian sungai, sementara Mawan dan Feri kehabisan tenaga hingga tergulung arus dan tenggelam.

​Operasi pencarian skala besar telah dilakukan sejak hari pertama kejadian dengan menyisir aliran sungai. Meski demikian, derasnya debit air menjadi kendala utama bagi tim di lapangan.

Karena faktor minimnya cahaya dan pertimbangan keselamatan tim, proses pencarian dihentikan sementara pada Jumat sore pukul 17.00 WIB. Operasi pencarian rencananya akan dilanjutkan kembali pada Sabtu (28/3/2026) pagi dengan memperluas radius penyisiran. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Laut Surut dan Hiu Merapat ke Daratan, Benarkah Pertanda Bahaya dari Anak Krakatau?
Bersihkan Abu Vulkanik Krakatau, Polisi Semprot Jalanan Bandar Lampung Pakai Water Cannon
Abu Vulkanik Anak Krakatau Landa 20 Kecamatan di Tanggamus, Sekolah Dialihkan Daring
Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 16 Penerbangan di Bandara Radin Inten II Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Gubernur Lampung Imbau Warga Tenang dan Waspada
Curi Truk di Mesuji, Residivis Lintas Provinsi Diringkus Polisi di OKU Timur
Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Lampung Terapkan Sekolah Daring 7–8 September
Warga Tanggamus Tewas Tertemper Kereta Api di Stasiun Labuhan Ratu Bandar Lampung
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 21:17 WIB

Laut Surut dan Hiu Merapat ke Daratan, Benarkah Pertanda Bahaya dari Anak Krakatau?

Minggu, 6 September 2026 - 19:20 WIB

Bersihkan Abu Vulkanik Krakatau, Polisi Semprot Jalanan Bandar Lampung Pakai Water Cannon

Minggu, 6 September 2026 - 19:17 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Landa 20 Kecamatan di Tanggamus, Sekolah Dialihkan Daring

Minggu, 6 September 2026 - 19:15 WIB

Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 16 Penerbangan di Bandara Radin Inten II Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:12 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Gubernur Lampung Imbau Warga Tenang dan Waspada

Berita Terbaru