Deklarasi FORKOWAT Tanggamus: Komitmen Rukun, Dukung Pemerintah, dan Warisan Masa Depan

- Editor

Senin, 23 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Tanggamus – Ada pemandangan menarik yang sarat makna di Jalan H. Sabran, Pekon Pardasuka, Kecamatan Kotaagung, Senin (23/3/2026). Di bawah terik matahari yang hangat, ratusan warga berbalut seragam hijau berkumpul.  

Mereka tak sekadar bersilaturahmi, mereka tengah mengikat sebuah komitmen besar untuk kampung halamannya dalam Deklarasi Forum Komunikasi Warga Tanggamus (FORKOWAT).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran jajaran pimpinan daerah, seperti Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus di sekretariat FORKOWAT hari itu menjadi legitimasi tersendiri.

Sebuah seruan yang menggugah memori kolektif warga tentang arti pentingnya kerukunan. “Masa sih kampung kelahiran kita enggak bisa rukun damai?,” jelas perwakilan Forkowat.

Ia mengingatkan, agar masyarakat Tanggamus berhenti menonjolkan ego masing-masing. “Kedamaian antar wilayah dari seberang sana, alhamdulillah kita rukun damai, ini adalah fondasi mutlak sebelum bicara soal kemajuan,” ujarnya.

FORKOWAT ini bukan sekadar pembentukan ormas biasa. Ini adalah sebuah tawaran sinergi. Hal ini terbukti ketika sang tokoh secara tegas menginstruksikan barisannya untuk mendukung penuh program kepemerintahan saat ini.

“Ayo kita dukung kepemerintahan Bang Haji Saleh,” serunya, yang seketika dijawab dengan pekik lantang, “Bersatu! Siap!” dari para anggota FORKOWAT.

Sementara, Bupati Tanggamus Saleh Asnawi dengan jujur mengakui, kepulangannya ke Tanggamus membawa bekal ragam praktik, pengalaman, psikologi, dan tata laku dari daerah seperti Tangerang, Banten, hingga DKI Jakarta. Jika hal-hal positif tersebut bisa dipraktikkan di sini, ia meyakini Tanggamus akan melangkah jauh lebih maju.

“Nyak mulang mit Tanggamus mak dok tujuan lain, kecuali haga ngebangun Tanggamus. Haga pakai anak umpu ram.” (Saya pulang ke Tanggamus tidak ada tujuan lain, kecuali ingin membangun Tanggamus. Untuk anak cucu kita kelak),” jelas Bupati Tanggamus, Saleh Asnawi. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Liput Anak Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Pilih Jalan Damai, Keluarga Pemilik Akun TikTok @puspitadew_ Sepakat Cabut Tuntutan Hukum
Demi Biayai Pesta Pernikahan, Seorang ART Asal Lampung Curi Emas Rp1 Miliar Milik Majikan
Baru Bayar Dua Kali Cicilan, Malah Nekat Jual Truk Kreditan, Pria di Pringsewu Ini Diciduk Polisi di Bengkel
Sempat Ditutup Akibat Anak Krakatau, Bandara Radin Inten II Kembali Beroperasi Normal
Pria di Lampung Utara Tewas Ditusuk Teman Sendiri, Pelaku Terancam Pasal Pembunuhan Berencana
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Selasa Pagi, Terekam Seismograf Selama 15 Detik! 
Mulutmu Harimaumu: Usai Hina Profesi Pers, Makmun Serbaguna Dipolisikan Atas Dugaan Ujaran Kebencian dan Pencurian
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:37 WIB

Liput Anak Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Selasa, 8 September 2026 - 13:22 WIB

Pilih Jalan Damai, Keluarga Pemilik Akun TikTok @puspitadew_ Sepakat Cabut Tuntutan Hukum

Selasa, 8 September 2026 - 13:07 WIB

Demi Biayai Pesta Pernikahan, Seorang ART Asal Lampung Curi Emas Rp1 Miliar Milik Majikan

Selasa, 8 September 2026 - 12:01 WIB

Baru Bayar Dua Kali Cicilan, Malah Nekat Jual Truk Kreditan, Pria di Pringsewu Ini Diciduk Polisi di Bengkel

Selasa, 8 September 2026 - 06:19 WIB

Sempat Ditutup Akibat Anak Krakatau, Bandara Radin Inten II Kembali Beroperasi Normal

Berita Terbaru