Caption : Ist
Hariannarasi.com, Jakarta – Republik Islam Iran terus menunjukkan perkembangan yang kuat di sektor pendidikan dengan tingkat literasi (melek huruf) populasi yang kini mencapai angka 94 persen.
Pencapaian ini menempatkan Iran sebagai salah satu negara dengan tingkat literasi tertinggi di kawasan Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain kemampuan literasi dasar, sistem pendidikan tinggi di Iran setiap tahunnya konsisten meluluskan ribuan sarjana yang didominasi oleh bidang keilmuan seperti teknik, kedokteran, dan sains (STEM).
Fakta menarik lainnya dari lanskap pendidikan Iran adalah tingginya angka partisipasi perempuan. Saat ini, perempuan mendominasi porsi yang signifikan dari total mahasiswa perguruan tinggi di negara tersebut.
Hal ini menempatkan Iran sebagai salah satu negara dengan jumlah ilmuwan dan insinyur perempuan terbesar di dunia.
Kuatnya budaya akademik di kalangan masyarakat Iran juga tercermin secara langsung dalam struktur kepemimpinan pemerintahannya. Presiden Iran saat ini diketahui memiliki latar belakang profesional sebagai ahli bedah jantung.
Di samping itu, jajaran pejabat senior, termasuk menteri luar negeri dan mayoritas anggota parlemen, merupakan pemegang gelar doktor (PhD) maupun gelar akademik lanjutan lainnya.
Para pengamat menilai bahwa tingginya fokus pada pendidikan ini tidak terlepas dari akar sejarah yang kuat.
Secara historis, peradaban Persia kuno dikenal sebagai pusat perkembangan ilmu pengetahuan yang memberikan kontribusi besar pada bidang matematika, kedokteran, astronomi, dan filsafat, yang memengaruhi sains global selama berabad-abad.
Hingga saat ini, tradisi beasiswa dan penelitian terus dipertahankan, menjadikan pendidikan sebagai salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia di Iran.






