Waduh, Idul Fitri Tahun Ini Nggak Serentak? Kemenag Buka Suara Jelang Sidang Isbat 19 Maret!

- Editor

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI memprediksi bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idul Fitri 2026 kemungkinan besar akan berbeda dengan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. 

Keputusan resmi pemerintah baru akan dipastikan melalui Sidang Isbat yang akan digelar pada 19 Maret 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag RI, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa potensi perbedaan ini terjadi karena posisi hilal pada akhir Ramadhan berdasarkan perhitungan hisab masih belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

​”Berdasarkan hitungan hisab, ketinggian hilal berada di angka 0 sampai 3 derajat dan elongasi 4 sampai 6 derajat. Meski di ketinggian tertentu mungkin memenuhi syarat, dari sudut elongasi masih kurang,” ujar Arsad di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026).

Menurut standar MABIMS yang dianut pemerintah, hilal baru dapat dinyatakan terlihat jika mencapai ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Karena belum mencapai batas minimal elongasi, jatuhnya 1 Syawal versi pemerintah diprediksi mundur, selaras dengan perkiraan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang memproyeksikan Idul Fitri jatuh pada 21 Maret 2026.

Di sisi lain, PP Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh lebih awal melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/2025.

Penetapan Muhammadiyah ini dilakukan karena ijtimak pada 19 Maret 2026 dinilai telah memenuhi kriteria wujudul hilal dalam Parameter Kalender Global (PKG).

Kendati prediksi perbedaan jatuhnya hari Lebaran ini sangat besar, Kemenag mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu pengumuman resmi dari hasil akhir Sidang Isbat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indonesia Siap Jadi Negara Pertama Pengguna Tabung CNG 3 Kg untuk Rumah Tangga
Presiden Prabowo Marah! Peringatkan Jaksa, Polisi dan TNI Berhenti Jadi “Beking” Kejahatan!
TNI Bubarkan Diskusi dan Nobar Film ‘Pesta Babi’, Tugas Tentara Apa?!
GKPL Gelar Diskusi dan Bedah Film Pesta Babi, Bahas Eksploitasi SDA di Indonesia
Duet Gibran dan Gubernur Lampung: Dari Blusukan Tambak Udang hingga Perjuangkan Nasib Lulusan SMA
Polisi Kini Dilarang Keras Live Streaming Saat Tugas, Ini Alasannya!
9 Jemaah Haji Wafat dan 8.575 Rawat Jalan, Didominasi Gangguan Jantung dan Pernapasan
Kabar Duka dari Tanah Suci: 7 Jemaah Haji Indonesia Meninggal, 39 Dirawat Intensif di RS Saudi
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:25 WIB

Indonesia Siap Jadi Negara Pertama Pengguna Tabung CNG 3 Kg untuk Rumah Tangga

Minggu, 17 Mei 2026 - 04:13 WIB

Presiden Prabowo Marah! Peringatkan Jaksa, Polisi dan TNI Berhenti Jadi “Beking” Kejahatan!

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:15 WIB

TNI Bubarkan Diskusi dan Nobar Film ‘Pesta Babi’, Tugas Tentara Apa?!

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:50 WIB

GKPL Gelar Diskusi dan Bedah Film Pesta Babi, Bahas Eksploitasi SDA di Indonesia

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:21 WIB

Duet Gibran dan Gubernur Lampung: Dari Blusukan Tambak Udang hingga Perjuangkan Nasib Lulusan SMA

Berita Terbaru