GKPL Gelar Diskusi dan Bedah Film Pesta Babi, Bahas Eksploitasi SDA di Indonesia

- Editor

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Gerakan Kemanusiaan Pemuda Lampung (GKPL) menjadwalkan agenda diskusi publik dan bedah film berjudul Pesta Babi pada Sabtu, 16 Mei 2026 mendatang. Kegiatan ini digelar sebagai sarana edukasi dan refleksi sosial terkait krisis lingkungan hidup yang tengah terjadi.  

Acara yang terbuka untuk umum ini menyasar berbagai elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, pelajar, aktivis komunitas, hingga masyarakat sipil secara luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Film Pesta Babi sendiri dipilih karena memotret hubungan antara pembangunan fisik, eksploitasi sumber daya alam, dan dampaknya terhadap ruang hidup masyarakat.

Ketua Penyelenggara, M. Yasir Setiawan, menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang menonton bersama, melainkan ruang dialog untuk membangun kesadaran kolektif.

​”Tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai bentuk edukasi dan penyadaran publik tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup secara bersama-sama,” ujar Yasir dalam keterangan tertulisnya.

​Yasir menekankan urgensi isu ini dengan merujuk pada rentetan bencana ekologis di Pulau Sumatera, seperti yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Menurutnya, bencana seperti banjir bandang yang membawa material kayu hutan merupakan bukti nyata kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia.

​Kondisi serupa, lanjut Yasir, juga membayangi wilayah Lampung. Ia menilai Bandar Lampung kini semakin rentan terhadap ancaman banjir akibat pola pembangunan yang tidak mengindahkan keseimbangan alam.

​”Ini bukan hanya persoalan alam, tetapi sudah menjadi bencana kemanusiaan akibat ulah manusia itu sendiri,” tegasnya.

Untuk membedah persoalan tersebut secara komprehensif, panitia akan menghadirkan sejumlah pemantik diskusi dari berbagai latar belakang, di antaranya, akademisi dan praktisi hukum, birokrat dan pemerhati adat, aktivis lingkungan dan penggerak sosial, jurnalis.

Melalui forum ini, penyelenggara berharap tercipta ruang terbuka bagi masyarakat untuk bertukar pandangan serta menyampaikan pendapat secara sehat demi masa depan lingkungan di Lampung. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolri Mutasi Sejumlah PJU Polda lampung, dari Dirresnarkoba hingga Kapolresta Bandar Lampung
Polri Mutasi 1.121 Pati dan Pamen, Serta Bentuk Polresta IKN
Masyarakat Kerap Gelap-gelapan, Harta Bos PLN Malah Meroket dari Rp30 M Jadi Rp110 Miliar!
Ratusan Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi “Tritura” di Gedung DPR/MPR RI
Viral, Aksi Emak-emak dari Aliansi Perempuan Indonesia, Tuntut Hentikan MBG dan Buka Lapangan Kerja
Demo Mahasiswa Sulut Berujung Ricuh, Pagar DPRD Roboh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Ratusan Mahasiswa BEM Unair dan BEM SI Jatim Gelar Demonstrasi, Tuntut Hentikan MBG dan KDMP!
Sempat Ditolak Pemerintah RI, Karya Anak Bangsa Ini Ditawar Triliunan Rupiah Oleh UEA dan Arab
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:31 WIB

Kapolri Mutasi Sejumlah PJU Polda lampung, dari Dirresnarkoba hingga Kapolresta Bandar Lampung

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:42 WIB

Polri Mutasi 1.121 Pati dan Pamen, Serta Bentuk Polresta IKN

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:52 WIB

Masyarakat Kerap Gelap-gelapan, Harta Bos PLN Malah Meroket dari Rp30 M Jadi Rp110 Miliar!

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:59 WIB

Ratusan Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi “Tritura” di Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:48 WIB

Viral, Aksi Emak-emak dari Aliansi Perempuan Indonesia, Tuntut Hentikan MBG dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terbaru