Caption : Terduga pelaku pencurian di Sukanegara, Bulok (kanan), (Dok. Warganet).
Hariannarasi.com, Tanggamus – Percobaan pencurian di rumah Rohmani di Pekon Sukanegara, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, pada Selasa (27/10/2026) malam berujung perlawanan.
Terduga pelaku melarikan diri setelah kepergok pemilik rumah saat diduga hendak mengambil sepeda motor dan televisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Pugung Ipda Dr. Agustri Kurniawan membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban melapor ke Polsek Pugung pada Rabu (28/10/2026) pagi terkait percobaan pencurian yang terjadi malam sebelumnya.
Berdasarkan keterangan ER, adik korban, terduga pelaku diduga masuk ke rumah melalui bagian genteng. Ia diduga mengeluarkan sejumlah barang milik korban, di antaranya ambal dan blender, lalu meletakkannya di bagian belakang rumah dekat pagar.
ER menyebut aksi tersebut diduga tidak dilakukan seorang diri. Alasannya, barang yang hendak diambil cukup berat.
Setelah mengeluarkan barang, terduga pelaku diduga kembali masuk ke rumah untuk mengambil sepeda motor dan televisi, namun aksinya diketahui Rohmani.
Saat itu terjadi perlawanan. Rohmani bersama saudaranya dan warga berhadapan dengan terduga pelaku di pintu masuk sambil memegang parang.
Peristiwa itu terekam dalam video yang beredar di media sosial. ER mengatakan video tersebut direkam oleh keponakannya.
ER mengatakan terduga pelaku melakukan perlawanan dengan mencekik dan menendang Rohmani.
Rohmani kemudian berteriak meminta pertolongan hingga warga menjebol pintu untuk menyelamatkannya. Terduga pelaku kemudian berhasil kabur.
“Yang hendak dicuri itu ambal, blender dan barang lainnya. Barang-barang tersebut sudah berada di luar rumah, di bagian belakang dekat pagar,” ungkap ER, Jumat (30/10/2026).
ER menyebut pria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut bernama Hendri alias Iyun, yang disebut berasal dari Sukanegara, Bulok.
Ia mengatakan korban telah mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut, termasuk pakaian dan topi yang diduga milik terduga pelaku.
ER juga menyampaikan kekhawatiran karena rumah tersebut biasanya ditempati anak perempuan korban. Menurutnya, kejadian itu tidak hanya mengancam barang, tetapi juga keselamatan orang di dalam rumah.
Polisi telah melakukan penggerebekan di rumah terduga pelaku. Namun, saat didatangi petugas, yang bersangkutan sudah tidak berada di tempat dan diduga telah melarikan diri.
“Terduga pelaku masih dalam pencarian. Kami terus melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Agustri. (*)






