Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Lampung Timur – Viral video berisi pengakuan seorang pria bernama Roberto yang diduga menjadi pelaku penusukan terhadap tamu di Kafe Karaoke Artha Chandra, Desa Rejomulyo, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur, beredar di media sosial.
Video tersebut diunggah melalui akun Facebook Gede Putu Desiana. Dalam video itu, Roberto menceritakan versi kronologi kejadian yang menurutnya bermula dari persoalan pembayaran minuman senilai Rp710 ribu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Roberto menyebut korban merupakan tamu baru di tempatnya bekerja dan tidak dikenalnya. Korban disebut mengonsumsi minuman di luar room karaoke.
Persoalan muncul setelah istri Roberto yang bekerja sebagai kasir melaporkan bahwa korban hanya mentransfer Rp1.000 kepada pemandu lagu (LC), sementara total tagihan minuman mencapai Rp710 ribu.
“Transfernya cuma seribu rupiah, padahal dia habis minumnya tujuh ratus ribu, ditransfer seribu perak ke LC saya,” ujar Roberto dalam video tersebut, seperti dikutip Prioritastv.com, Jumat (30/10/2026).
Roberto mengaku tidak berencana melakukan pembunuhan. Ia mengatakan sempat masuk untuk melerai dan menyelesaikan persoalan secara baik-baik, serta telah meminta maaf kepada korban apabila ada perkataan istrinya yang tidak berkenan.
Menurut pengakuannya, korban tetap berteriak dengan nada tinggi, memaki istrinya, mencekik kerah bajunya, dan memukulnya. Roberto menyebut penusukan terjadi secara spontan.
“Spontanitas, saya refleks,” katanya.
Roberto juga mengakui selalu membawa senjata tajam. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah dan mengeluarkan banyak darah.
Sementara itu, dalam video lain terlihat petugas menemukan barang bukti berupa pisau di parit kecil di pinggir area persawahan, di antara semak dan tumpukan daun kering, pada Jumat (30/10/2026).
Keterangan dalam video tersebut merupakan pengakuan sepihak dari Roberto. Motif dan rangkaian peristiwa lengkap masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian. (*)






