Kontak Tembak dengan OPM di Sungai Frambu Berbuah Hasil, TNI Temukan Caracal dan K3 Daewoo di Gua Ayata

- Editor

Minggu, 18 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Papua Barat – Komando Operasi TNI Habema berhasil merebut kembali dua senjata organik Yonif 9 Marinir yang sempat dirampas kelompok Organisasi Papua Merdeka.

Dua senjata tersebut berjenis Caracal dan K3 Daewoo yang sebelumnya dikuasai kelompok OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem sejak tujuh bulan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Gabungan Operasi Badai Kasuari 3.12 menemukan senjata K3 Daewoo pada Sabtu (17/10) menyusul pengamanan senjata Caracal sehari sebelumnya.

Kedua pucuk senjata tersebut dirampas dalam penyerangan pos Satgas Yonif 9 Marinir di wilayah Sory, Kabupaten Maybrat, pada 22 Maret 2026.

Penemuan pertama terjadi pada Jumat (16/10/2026). Satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter ditemukan di wilayah Maybrat.

Perkembangan itu disampaikan dalam rilis Satgas Koops TNI Habema, Sabtu (17/10/2026). Operasi pembebasan melibatkan Satgas Yonif 9 Marinir, Denkul 4/Rajawali V, serta Satgas Kewilayahan Yonif 764/IB.

Dalam rilis yang sama, Koops Habema mengklarifikasi laporan kontak tembak sebelumnya di Sungai Frambu. Dua anggota kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya, Anton Fatem dan Yesias Fatem, yang sebelumnya dilaporkan tewas dalam kontak tembak dengan Satgas TNI di Kabupaten Maybrat, ternyata masih hidup.

Keduanya disebut lolos dari penyergapan di Sungai Frambu pada Jumat (9/10/2026), sebelum akhirnya menyerah beberapa hari kemudian.

Kontak tembak awal terjadi pada Jumat (9/10/2026), sekitar pukul 09.10 WIT di kawasan Sungai Frambu, Kabupaten Maybrat.

Dalam laporan awal, tiga anggota kelompok bersenjata tersebut disebut terkena tembakan dan meninggal dunia. Namun, aparat hanya menemukan satu jenazah di lokasi, yakni Manfred Fatem, yang disebut sebagai Danops OPM Kodap IV/Sorong Raya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jakarta Diselimuti Toxic Haze! BMKG: Asap Karhutla Sumatera-Kalimantan Sudah Masuk Ibu Kota
Gaji 120 Persen di Atas UMR, BUMN Agrinas Palma Buka 10.000 Loker!
Koordinator BEM UI Dianiaya dan Diancam Dibunuh di Tebet, Tas Pelaku Tertinggal di Lokasi
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Palembang, Kualitas Udara Tembus Level Berbahaya!
Pangkas Data Invalid, Ibadah Haji Kini Lebih Cepat, Antrean dari 49 Tahun Jadi 14 Tahun
Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Pergerakan, TNI Lumpuhkan Empat Anggota OPM di Intan Jaya
Sempat Kritis Tak Sadarkan Diri, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia Pagi Ini
Dari Ferdy Sambo hingga Harvey Moeis, MAKI Endus Dugaan Penghuni ‘Klaster Mewah’ Lapas Cibinong
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Kontak Tembak dengan OPM di Sungai Frambu Berbuah Hasil, TNI Temukan Caracal dan K3 Daewoo di Gua Ayata

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Jakarta Diselimuti Toxic Haze! BMKG: Asap Karhutla Sumatera-Kalimantan Sudah Masuk Ibu Kota

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Gaji 120 Persen di Atas UMR, BUMN Agrinas Palma Buka 10.000 Loker!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:25 WIB

Koordinator BEM UI Dianiaya dan Diancam Dibunuh di Tebet, Tas Pelaku Tertinggal di Lokasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Palembang, Kualitas Udara Tembus Level Berbahaya!

Berita Terbaru