Tersedak Kelengkeng dari Menu MBG, Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Dunia

- Editor

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Tengah – Seorang siswa kelas 3 SD Negeri 03 Poncowarno, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah, Reyhan Arisyah Putra (9), meninggal dunia akibat tersedak buah kelengkeng pada Selasa (22/9/2026).

Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kasatreskrim Polres Lampung Tengah, AKP M Prenanta Al Ghazali, mengonfirmasi peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi saat jam kegiatan belajar, korban diduga memakan buah tersebut sambil bermain.

​”Jadi sewaktu korban makan buah kelengkeng yang merupakan menu MBG di ruang kelas 3, korban sambil bermain lari-larian kemudian tersedak,” ujar Prenanta, Selasa (22/9/2026).

​Berdasarkan kronologi kejadian, setelah tersedak, Reyhan sempat meminta pertolongan kepada temannya dan berlari ke luar kelas sambil memegang leher.

Penjaga sekolah, Ahmad Surahman, dibantu para guru sempat memberikan pertolongan pertama dengan menepuk punggung korban di ruang kepala sekolah.

​Prenanta menyebutkan bahwa korban sempat memuntahkan sisa makanan, namun buah kelengkeng yang tertelan tetap menyumbat tenggorokannya.

​Pihak sekolah langsung melarikan Reyhan ke Puskesmas Poncowarno. Karena membutuhkan penanganan darurat, korban dirujuk ke RS Kartini Kalirejo. Nl

Namun, sesampainya di ruang UGD, petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

​Terkait insiden ini, pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Jenazah telah diserahkan untuk dimakamkan setelah pihak keluarga menolak proses autopsi.

​Sementara itu, Kepala Kampung Poncowarno, Heri Eliyanto, menyatakan bahwa guru pendamping sebenarnya sudah mengawasi dan mengimbau siswa agar menyantap makanan dengan tertib.

Namun, banyaknya jumlah siswa membuat pengawasan menjadi terbatas. Heri berharap kejadian ini menjadi evaluasi bersama terkait cara siswa mengonsumsi makanan di sekolah.

​Di tingkat kelembagaan, Kesubag Tata Usaha KPPG Bengkulu-Lampung, Fitra Alfarisi, membenarkan pihaknya telah menerima laporan kematian siswa tersebut.

Pihaknya saat ini belum memberikan keterangan lebih lanjut karena masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait insiden dalam pelaksanaan program MBG ini. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 
Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita
Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai
Polres Lampung Utara Gandeng Denpom Kotabumi Razia Hiburan Malam, Sasar Dua Karaoke!
Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 
Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram
Waspada! Pekan Depan Polres Tanggamus Angkut Motor Knalpot Brong, RX King Kena Ultimatum
Gerebek Besar di Pesawaran: 401 Polisi Datang Bandar Hilang? 6 Pelajar Malah Diamankan
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:48 WIB

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 

Minggu, 8 November 2026 - 11:36 WIB

Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita

Minggu, 8 November 2026 - 07:56 WIB

Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai

Minggu, 8 November 2026 - 07:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 

Sabtu, 7 November 2026 - 17:41 WIB

Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram

Berita Terbaru