Puluhan Siswa Diduga Keracunan Siomay, BGN Hentikan Operasional Dapur MBG Lampung Barat

- Editor

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ilustrasi

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batu Ketulis 1, Lampung Barat, selama 20 hari.

Sanksi ini dijatuhkan setelah puluhan siswa mengalami diare usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Lampung, Fitra Alfarisi, mengonfirmasi penjatuhan sanksi tersebut pada Senin (21/9/2026).

​”Ya, untuk di Lampung Barat sudah kita suspend. Suspend sedang, 20 hari kita berhentikan,” ujar Fitra.

​Insiden ini bermula saat para siswa menerima pembagian makanan dengan menu siomay pada Jumat (18/9/2026).

Pada malam harinya, sejumlah siswa mulai mengeluhkan gangguan pencernaan. Puluhan siswa tersebut kemudian harus menjalani penanganan medis, baik rawat jalan maupun rawat inap, pada Sabtu (19/9/2026) pagi.

​Berdasarkan hasil penelusuran awal BGN, gangguan kesehatan tersebut diduga kuat berasal dari kontaminasi silang saat proses pengolahan bahan siomay di dapur SPPG Batu Ketulis 1.

​Fitra menjelaskan, sejumlah jenis makanan memang memiliki tingkat kerawanan tinggi dan cepat basi sehingga membutuhkan penanganan ekstra dalam proses pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian.

​Menindaklanjuti kejadian ini, BGN telah menginstruksikan seluruh pengelola SPPG dan koki di wilayah Lampung untuk memperketat standar kebersihan dan keamanan pangan.

​”Kita mengimbau kepada SPPG dan koki bahwa apabila membuat makanan yang cepat basi, itu rawan kontaminasi silang, harus sangat-sangat hati-hati. Pada intinya, tetap jaga kebersihan di setiap dapur,” tegas Fitra.

​Ia juga mengingatkan, penerapan kebersihan dapur harus dilakukan secara riil di setiap tahapan pengolahan makanan, bukan sekadar pemenuhan prosedur administratif. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Viral Aksi Pencurian Emak-emak Kepergok Karyawan Indomaret di Ranau
Ratusan Ribu Kendaraan ‘Nunggak’ Pajak, Bapenda Lampung Pusing Kejar Target Akhir Tahun
Bawa 5 Paket Sabu dan Sebilah Badik, Dua Pemuda Asal Natar Tak Berkutik Disergap di Polisi
Aksi Pencurian 50 Kg Biji Kopi di Lampung Barat Terekam CCTV, Identitas Terduga Pelaku Beredar di Sosmed
Polisi Usut Dugaan Pengancaman Kades Ogan Jaya di Lampung Utara, Kapolres: Percayakan pada Kami! 
Tanggul Way Belu Jebol, Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir, Pemkab Gandeng Pemprov Lampung!
Bangun RSUD Tipe D Talang Padang, Pemkab Tanggamus Tetapkan Lahan 2.450 Meter, Ini Lokasinya!
Modal Gombalan di Medsos, Motor Gadis SMP Raib Digondol Pria Pengangguran di Pringsewu
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:37 WIB

Viral Aksi Pencurian Emak-emak Kepergok Karyawan Indomaret di Ranau

Rabu, 23 September 2026 - 16:24 WIB

Ratusan Ribu Kendaraan ‘Nunggak’ Pajak, Bapenda Lampung Pusing Kejar Target Akhir Tahun

Rabu, 23 September 2026 - 14:19 WIB

Bawa 5 Paket Sabu dan Sebilah Badik, Dua Pemuda Asal Natar Tak Berkutik Disergap di Polisi

Rabu, 23 September 2026 - 13:30 WIB

Aksi Pencurian 50 Kg Biji Kopi di Lampung Barat Terekam CCTV, Identitas Terduga Pelaku Beredar di Sosmed

Rabu, 23 September 2026 - 11:27 WIB

Polisi Usut Dugaan Pengancaman Kades Ogan Jaya di Lampung Utara, Kapolres: Percayakan pada Kami! 

Berita Terbaru