Caption : Ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung melakukan penyemprotan air di sejumlah ruas jalan protokol pada malam hari guna meminimalisir debu abu vulkanik.
Tindakan ini dilakukan sebagai langkah responsif atas keluhan warga terkait banyaknya debu yang beterbangan di jalanan kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, menegaskan bahwa penyemprotan ini adalah upaya penanggulangan untuk mengurangi dampak debu di masyarakat.
“Ya, ada keluhan masyarakat terkait dengan debu. Nah kita lakukan penanggulangan responsif terkait dengan itu. Mudah-mudahan bisa mengurangi dampak debunya,” kata Anthoni.
Dalam pelaksanaannya, armada pemadam kebakaran dikerahkan berjalan perlahan untuk menyemprotkan air ke permukaan jalan dan ke udara agar debu yang beterbangan menjadi basah.
Operasi penyemprotan ini difokuskan pada sejumlah ruas jalan utama, meliputi Jalan Kartini, Ahmad Yani, Raden Intan, Teuku Umar, Zainal Abidin, Wolter Monginsidi, Yos Sudarso, dan Gatot Subroto.
Sebanyak tujuh unit armada dikerahkan dalam operasi penanganan ini, yang terdiri dari empat unit armada Damkar dan tiga unit armada dari BPBD Kota Bandar Lampung. Operasi tersebut turut melibatkan sekitar 35 orang personel di lapangan.
Selain melakukan pembersihan jalan, pihak berwenang juga mengeluarkan imbauan kesehatan bagi masyarakat.
Anthoni meminta warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.
”Apabila memang harus melaksanakan kegiatan di luar rumah, baiknya menggunakan masker ataupun alat pelindung mata sehingga dapat meminimalisir dampak debu,” imbaunya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat yang mengalami gangguan atau keluhan kesehatan akibat paparan debu untuk segera menghubungi atau mendatangi pusat layanan kesehatan yang telah disediakan oleh pemerintah setempat. (*)
Berikut video lengkapnya:






