Miris! Arena Judi Sabung Ayam dan Koprok di Mesuji Jadi Tontonan Anak-anak, Polisi Kemana?!

- Editor

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist (Dok. Lensanews)

Hariannarasi.com, Mesuji – Aktivitas perjudian jenis sabung ayam dan dadu (koprok) yang digelar secara terang-terangan di area perkebunan karet Desa Moro Dewe, Kecamatan Mesuji Timur, memicu keresahan warga setempat pada Minggu (5/4/2026). 

Kegiatan ilegal ini dilaporkan bebas beroperasi dan dihadiri ratusan orang, termasuk anak-anak dan remaja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga setempat berinisial R (32) menyatakan kekhawatirannya terhadap dampak buruk perjudian tersebut bagi lingkungan sosial dan generasi muda.

“Iya, dengan adanya judi sabung ayam dan koprok ini kami sangat resah. Apalagi digelar terbuka di kebun karet,” ungkap R saat dimintai keterangan.

Menurut penuturan R, arena perjudian tersebut telah beroperasi selama dua hari terakhir, yakni sejak Sabtu (4/4) hingga Minggu (5/4).

Ia menyebut praktik ini diduga rutin diselenggarakan hingga dua kali dalam sepekan. Untuk menghindari penindakan dari aparat penegak hukum, para penyelenggara diketahui kerap berpindah lokasi.

Sebelumnya, aktivitas serupa juga dilaporkan pernah digelar di area perkebunan karet dekat Simpang Tiga Desa Buko Poso, Kecamatan Way Serdang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi maupun melakukan tindakan penertiban di lokasi kejadian.

Praktik perjudian ini secara sah melanggar Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) serta Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian.

Berdasarkan regulasi tersebut, pelaku, bandar, hingga penyedia tempat terancam hukuman pidana penjara maksimal 10 tahun.

Kini, warga setempat mendesak pihak kepolisian untuk segera turun tangan dan menindak tegas arena perjudian tersebut sebelum dampaknya semakin meluas dan mengganggu keamanan lingkungan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Ringkus Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di Lampung Timur, Mobil Korban Turut Diamankan
Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas, Tim Gabungan TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar
Warga Pulau Panggung Digegerkan Penemuan Jasad di Saluran Air
Pria di Lampung Timur Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Mobil Xpander dan Harta Benda Raib
Gubernur dan Polda Lampung Ungkap 47 Potensi Konflik Agraria, Ancam Cabut Izin HGU Perusahaan Membandel!
Belanja Tembus Rp1,74 Triliun, Bupati Serahkan Rancangan APBDP dan Enam Ranperda ke DPRD Tanggamus
Tipu Modal Proyek Irigasi Senilai Rp350 Juta, Buronan Asal Pringsewu Diringkus Polisi di Bogor
Apes! Bayar Puluhan Juta Demi Masuk BUMN, Korban Malah Berakhir Jadi Staf Sekolahan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 04:25 WIB

Polisi Ringkus Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di Lampung Timur, Mobil Korban Turut Diamankan

Senin, 14 September 2026 - 20:54 WIB

Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas, Tim Gabungan TNI-Polri Gelar Patroli Skala Besar

Senin, 14 September 2026 - 15:49 WIB

Pria di Lampung Timur Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Mobil Xpander dan Harta Benda Raib

Senin, 14 September 2026 - 15:26 WIB

Gubernur dan Polda Lampung Ungkap 47 Potensi Konflik Agraria, Ancam Cabut Izin HGU Perusahaan Membandel!

Senin, 14 September 2026 - 11:15 WIB

Belanja Tembus Rp1,74 Triliun, Bupati Serahkan Rancangan APBDP dan Enam Ranperda ke DPRD Tanggamus

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Mengapa Presiden Copot Menkeu Purbaya, Ini Penyebabnya!

Senin, 14 Sep 2026 - 21:57 WIB