Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, tampak menahan air mata saat merespons berbagai kritik yang menyalahkan dirinya atas musibah banjir yang melanda kota tersebut, saat meninjau lokasi terdampak pada Sabtu (7/3/2026).
Eva Dwiana meminta warganya untuk memperbanyak istighfar dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif. “Kita harus sabar dan mengambil hikmah dari setiap musibah. Mari kita sama-sama beristighfar,” ujar Eva di sela-sela kegiatannya menyalurkan bantuan langsung kepada warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Banjir yang mengepung Kota Bandar Lampung ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak Jumat (6/3/2026) sore. Bencana tersebut merendam permukiman di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Way Halim, Tanjung Senang, dan Sukabumi.
Sebagai bentuk penanganan darurat dan kepedulian pemerintah, Eva Dwiana turun langsung untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mendistribusikan bantuan logistik berupa 10 kilogram beras, makanan siap saji (nasi kotak), serta uang tunai sebesar Rp 1 juta untuk setiap Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya terdampak genangan air.
Menyikapi kritik terkait infrastruktur dan penanganan banjir, Eva menegaskan bahwa Pemkot Bandar Lampung akan terus memantau situasi di titik-titik rawan dan siap menyalurkan bantuan tambahan jika diperlukan.
“Penanggulangan banjir tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, melainkan butuh kesadaran bersama,” jelasnya.
Pada akhir kunjungannya, Eva Dwiana menyampaikan pesan optimisme dan meminta warga untuk terus bersinergi menjaga kebersihan lingkungan.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kita berharap risiko banjir di Bandar Lampung dapat ditekan dan kota ini menjadi lebih tangguh menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya. (*)






