Marak Perang Sarung, Polsek Kota Agung Sita 6 Sarung Berisi Kawat

- Editor

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Tanggamus – Jajaran Polsek Kota Agung menyita enam alat pemukul berupa sarung dan cambuk yang dimodifikasi dengan kawat besi dalam razia antisipasi perang sarung di area Dermaga 2 Pelabuhan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Selasa (24/2/2026) malam. 

​Selain mengamankan barang bukti, polisi juga menjaring seorang remaja laki-laki berinisial R (13), warga Kelurahan Baros, Kecamatan Kota Agung. Remaja tersebut kini telah dikembalikan kepada pihak keluarga setelah didata dan diberikan pembinaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapolsek Kota Agung, AKP Feriyantoni, mengatakan razia ini digelar mulai pukul 22.50 WIB untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya aksi tawuran perang sarung yang kerap terjadi usai salat tarawih di bulan Ramadan.

​”Dari hasil razia, kami mengamankan 6 alat pemukul yang telah dimodifikasi, di antaranya sarung yang diisi kawat serta cambuk yang di bagian ujungnya dipasangi kawat besi,” ujar AKP Feriyantoni mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, Rabu (25/2/2026).

​AKP Feriyantoni menegaskan, penggunaan sarung yang dimodifikasi dengan benda tajam atau berat sangat berbahaya karena dapat menimbulkan luka serius dan berpotensi menjerat pelaku ke ranah hukum pidana.

Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka di luar rumah, terutama pada malam hari setelah pelaksanaan ibadah tarawih, agar situasi di wilayah hukum Polsek Kota Agung tetap kondusif. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Batas Waktu Makin Dekat! Pemkab Tanggamus Kebut Relokasi Pasar Talangpadang, Iming-imingi Gratis Sewa 6 Bulan!
Tergiur Belasan Juta, Dua Sopir Angkutan Ternak di Panjang Nekat Gelapkan Sapi Bos Sendiri
Pungutan Berkedok Dana Komite di MAN 1 Metro Diduga Capai Rp7,6 Miliar per Tahun
Dugaan Korupsi di MAN 1 Metro Capai Rp855 Juta, Eks Kepsek Malah Pindah ke Pringsewu
Mengaku Ditinggal Anak, Pria Asal Tanjung Bintang Nekat Jalan Kaki di Tengah Malam dari Kemiling
Bukannya Melindungi, Kakek di Sukabumi Justru Jadi Predator Bagi Cucu Kandungnya
Jadi Sorotan Netizen, KPPG Lampung Panggil Kepala SPPG Krui Buntut Viral Tumpukan Uang
Polres Lampung Timur Selidiki Kasus Perundungan Siswi SD, Terduga Pelaku Diidentifikasi
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:07 WIB

Batas Waktu Makin Dekat! Pemkab Tanggamus Kebut Relokasi Pasar Talangpadang, Iming-imingi Gratis Sewa 6 Bulan!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:58 WIB

Tergiur Belasan Juta, Dua Sopir Angkutan Ternak di Panjang Nekat Gelapkan Sapi Bos Sendiri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:04 WIB

Pungutan Berkedok Dana Komite di MAN 1 Metro Diduga Capai Rp7,6 Miliar per Tahun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:38 WIB

Mengaku Ditinggal Anak, Pria Asal Tanjung Bintang Nekat Jalan Kaki di Tengah Malam dari Kemiling

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:21 WIB

Bukannya Melindungi, Kakek di Sukabumi Justru Jadi Predator Bagi Cucu Kandungnya

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Ribuan Calon Manajer Kopdes Jalani Pelatihan di Pusdik Armed Cimahi

Sabtu, 18 Jul 2026 - 08:56 WIB