Suarakan 6 Tuntutan Pendidikan, Aliansi Lampung Melawan Gelar Aksi Lesehan di DPRD Lampung

- Editor

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Seratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Telukbetung, pada Senin pagi (23/2/2026). 

Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan kritik terhadap kebijakan publik dan masa depan sektor pendidikan di Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dari aksi biasanya, demonstrasi kali ini berlangsung dengan suasana dialogis. Ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri Akbar, bersama sejumlah anggota dewan dan pejabat pemerintah provinsi (Pemprov) Lampung.

Mereka memilih turun langsung menemui massa dan duduk bersama secara lesehan di aspal untuk mendengarkan aspirasi mahasiswa.

​Dalam aksi tersebut, Aliansi Lampung Melawan membawa enam tuntutan utama yang ditujukan kepada Pemprov dan DPRD Lampung:

  1. ​Menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama kebijakan negara.
  2. ​Mewujudkan pendidikan gratis bagi masyarakat.
  3. ​Menambah alokasi anggaran pendidikan.
  4. ​Meningkatkan kesejahteraan bagi guru honorer.
  5. ​Memindahkan siswa SMA Siger ke sekolah yang memiliki legalitas jelas dengan jaminan beasiswa.
  6. ​Mendorong regulasi pajak progresif untuk dialokasikan ke anggaran pendidikan.

​Anggota Komisi V DPRD Lampung, Syukron Muchtar, mengapresiasi langkah mahasiswa yang tetap konsisten mengawal isu pendidikan meskipun di tengah suasana bulan suci Ramadhan.

​”Saya mengapresiasi mahasiswa yang di tengah puasa rela berpanas-panasan memperjuangkan masa depan pendidikan,” ujar Syukron saat menemui massa aksi.

​Syukron menegaskan komitmen Komisi V yang membidangi sektor pendidikan untuk mengawal aspirasi tersebut. Ia juga berharap pihak eksekutif segera menindaklanjuti tuntutan massa demi perbaikan sistem pendidikan di Lampung.

Aksi yang berjalan tertib dengan pengawalan aparat keamanan ini diakhiri dengan penandatanganan enam poin pernyataan sikap. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua DPRD Lampung serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Kotaagung Desak Pos Pantau Taman Soekarno Difungsikan Penuh, Satlantas Siap Maksimalkan Penjagaan
Peringati HAN 2026, 45 Anak Binaan LPKA Bandar Lampung Terima Remisi
Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal SMPN 1 Talang Padang, Kapolres AKBP Rahmad Kirim Sampel Makanan ke Labkesda
Sembunyikan 101 Klip Sabu, Bisnis Haram Pria di Lamteng Berakhir di Tangan Tim Tekab 308
Gandeng Investor Korea, Pemkab Tanggamus Siap Olah Limbah Kopi Jadi Cuan!
Panik Diberitakan Korupsi? Sikap Kepala MAN 1 Pringsewu Ancam Wartawan Dikecam GRAK Lampung
Mobil Pick-Up Diduga Angkut Santri di Exit Tol Kalianda Alami Kecelakaan Tunggal, 2 Tewas dan 5 Luka-luka
Polisi Turun Tangan! Selidiki Dugaan Keracunan Massal 55 Warga Tanggamus Akibat Bubur Sumsum
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:02 WIB

Peringati HAN 2026, 45 Anak Binaan LPKA Bandar Lampung Terima Remisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:54 WIB

Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal SMPN 1 Talang Padang, Kapolres AKBP Rahmad Kirim Sampel Makanan ke Labkesda

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:39 WIB

Sembunyikan 101 Klip Sabu, Bisnis Haram Pria di Lamteng Berakhir di Tangan Tim Tekab 308

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:18 WIB

Gandeng Investor Korea, Pemkab Tanggamus Siap Olah Limbah Kopi Jadi Cuan!

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:32 WIB

Panik Diberitakan Korupsi? Sikap Kepala MAN 1 Pringsewu Ancam Wartawan Dikecam GRAK Lampung

Berita Terbaru