Bokeh Full, Bokeh HD, Bokeh Light, Bokeh Video Hd, FULL HD, Bokeh On The Spot, VIDEO BOKEH, Video HD Jpg

- Editor

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Penyalahgunaan istilah fotografi ‘Bokeh’ marak di mesin pencarian digital, Tren pencarian kata kunci “bokeh” di platform digital dan mesin pencarian internet dilaporkan mengalami pergeseran makna yang signifikan. 

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Bokeh sendiri merujuk pada istilah yang secara teknis merupakan efek kekaburan latar belakang dalam dunia fotografi ini, kini banyak disalahgunakan untuk mengarahkan pengguna ke konten-konten video hiburan dewasa dan situs web yang mencurigakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan pada antarmuka hasil pencarian seluler, sejumlah situs dengan domain asing seperti .fr mulai muncul dengan menawarkan aplikasi dan video menggunakan judul “Bokeh Full HD”.

Selain video, hasil pencarian tersebut juga menampilkan aplikasi pihak ketiga yang diklaim memiliki fitur kecerdasan buatan (AI) untuk memodifikasi latar belakang video dengan harga langganan berkisar antara Rp444.000 hingga Rp851.000.

Pakar literasi digital menyebutkan bahwa fenomena ini merupakan bagian dari strategi Search Engine Optimization (SEO) yang agresif oleh pengembang situs tak resmi.

Mereka memanfaatkan tingginya volume pencarian kata “bokeh” di Indonesia untuk mendulang trafik (kunjungan) ke situs yang berpotensi mengandung malware atau penipuan berkedok aplikasi premium.

​Secara teknis, bokeh berasal dari bahasa Jepang “boke” yang berarti buram atau bias. Dalam standar industri fotografi profesional, seperti yang diterapkan pada pustaka visual Shutterstock, bokeh murni merupakan elemen estetika yang dihasilkan oleh keterbatasan kedalaman bidang (depth of field) lensa kamera.

“Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam mengeklik tautan yang muncul di hasil pencarian dengan judul-judul bombastis. Seringkali, situs-situs tersebut tidak memberikan konten yang sesuai dengan judulnya, melainkan hanya berupa iklan berlapis atau permintaan akses data pribadi yang berbahaya,” ujar seorang analis keamanan siber dalam keterangannya, Kamis (23/05).

Hingga saat ini, platform penyedia konten dan mesin pencarian terus melakukan moderasi algoritma untuk memfilter hasil pencarian agar tetap sesuai dengan definisi teknis asli dan mencegah penyebaran konten yang melanggar ketentuan layanan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kiamat Smartphone Dimulai! Meta Rilis Kacamata Canggih
HP Mid-Range Rasa Flagship? Redmi Note 15 SE Resmi Meluncur Bawa Spek Dewa!
Geger! Aib Bos FBI Ditelanjangi Hacker Iran, Ratusan Pesan & Foto Sensitif Bocor di Internet!
Jangan Beli HP Baru Dulu! Nokia X90 Pro 5G Resmi Hadir di Indonesia, Speknya Bikin Melongo!
Susah Cari Kerja Zaman Now? Intip Cara Ampuh China Basmi Pengangguran, Buat Kaget!
Bukan Sembarang Senjata, Rudal Baru Iran Ini Punya Kecepatan dan Akurasi Tak Masuk Akal!
Gila! Infinix Note 60 Ultra Bawa Baterai Monster dan Fitur Satelit, Brand Lain Auto Ketar-Ketir!
Ramai-ramai Boikot ChatGPT, OpenAI Kehilangan 1,5 Juta Pelanggan!
Berita ini 766 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 06:45 WIB

Kiamat Smartphone Dimulai! Meta Rilis Kacamata Canggih

Minggu, 5 April 2026 - 06:36 WIB

HP Mid-Range Rasa Flagship? Redmi Note 15 SE Resmi Meluncur Bawa Spek Dewa!

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:45 WIB

Geger! Aib Bos FBI Ditelanjangi Hacker Iran, Ratusan Pesan & Foto Sensitif Bocor di Internet!

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:06 WIB

Jangan Beli HP Baru Dulu! Nokia X90 Pro 5G Resmi Hadir di Indonesia, Speknya Bikin Melongo!

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:14 WIB

Susah Cari Kerja Zaman Now? Intip Cara Ampuh China Basmi Pengangguran, Buat Kaget!

Berita Terbaru

DAERAH

Remaja 16 Tahun Asal Lampung Jadi Jemaah Haji Termuda 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:31 WIB