Caption : ist
Hariannarasi.com, Lampung Tengah – Kebakaran hebat menghanguskan area mesin produksi pabrik tapioka PT Sinar Pematang Mulia 2 (SPM 2) di Kampung Mataram Udik, Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, pada Sabtu (14/2/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp 750 juta.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Satpol PP Kabupaten Lampung Tengah, Eddy Ismail Idris, mengonfirmasi peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Total ada lima unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan, terdiri dari dua unit dari Lampung Tengah, dua unit bantuan dari Lampung Timur, dan satu unit dari PT Gunung Madu,” ujar Eddy, Minggu (15/2/2026).
Berdasarkan keterangan saksi mata, Wiji (40), api pertama kali terlihat muncul dari bagian mesin produksi. Kobaran api dengan cepat membesar dan menyambar material di sekitarnya.
Para pekerja yang berada di lokasi sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menyelamatkan diri sebelum petugas Damkar tiba.
Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah hubungan arus pendek listrik (korsleting) pada kabel di bagian mesin produksi. Percikan api dari korsleting tersebut diduga menyambar bahan mudah terbakar di area mesin.
Proses pemadaman berlangsung cukup alot. Hingga pukul 22.08 WIB, petugas gabungan yang dibantu jajaran Kodim 0411/KM dan Polres Lampung Tengah masih berupaya menjinakkan api sebelum akhirnya berhasil melakukan pendinginan.
Akibat kerusakan parah pada area mesin, aktivitas produksi di PT SPM 2 dihentikan untuk sementara waktu. Pihak kepolisian dan TNI terus melakukan monitoring di lokasi kejadian untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif pasca-kebakaran. (*)






