Komisi I DPR Restui Hibah 4 Kapal Patroli Jepang Senilai 1,9 Miliar Yen

- Editor

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui penerimaan hibah luar negeri dari Pemerintah Jepang senilai 1,9 miliar Yen.  

Bantuan yang diberikan melalui program Official Security Assistance (OSA) Tahun Anggaran 2025 ini setara dengan empat unit kapal patroli yang akan memperkuat armada laut Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Kerja tertutup antara Komisi I DPR RI dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan), Kementerian Keuangan, dan Markas Besar TNI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan), Donny Ermawan Taufanto, yang hadir mewakili pemerintah menjelaskan bahwa hibah ini merupakan kelanjutan dari kerja sama strategis kedua negara.

Menurut Donny, nilai hibah sebesar 1,9 miliar Yen tersebut cukup untuk pengadaan empat unit kapal patroli.

​”Komisi I DPR menyetujui penerimaan hibah untuk TNI Angkatan Laut dalam rangka memperkuat jaringan diplomasi serta aspek strategis, politis, dan teknis,” ujar pimpinan rapat usai pengambilan keputusan.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita beserta jajaran wakil kepala staf dari tiga matra TNI.

Selain menyepakati hibah kapal, pertemuan ini juga membahas isu-isu krusial terkait alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) guna menjaga kedaulatan wilayah perairan nasional.

Video ini relevan karena memberikan konteks visual mengenai kerja sama berkelanjutan antara Indonesia dan Jepang dalam pengadaan kapal patroli untuk keamanan maritim, yang sejalan dengan persetujuan hibah terbaru oleh DPR. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gempa Dahsyat M 7,7 Luluhlantakkan NTT, 14 Nyawa Melayang!
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT: Pelabuhan, Bandara, hingga Kampus Rusak Berat
Prabowo Cecar Aparat soal 1.000 Tambang Ilegal: Masak Pejabat TNI-Polri Tidak Tahu?! 
Ketum AJI Tegaskan Jurnalis Bekerja untuk Publik: Jawab Tudingan ‘Londo Ireng’ hingga ‘Kawanan Sirkus’
MV Cape San Juan Bersandar di Pelabuhan Panjang, Bawa Alutsista Super Garuda Shield 2026
527 Siswa Papua Keracunan MBG, Guntur Romli Desak Proses Hukum Pengelola Dapur
Menyusul Surabaya, Mal Kota Kasablanka Jakarta Pasang Pagar Besi Lancip Setinggi 2,5 Meter
Prabowo Targetkan Kereta Api Trans Sumatera dan Kalimantan Dibangun Serentak
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Gempa Dahsyat M 7,7 Luluhlantakkan NTT, 14 Nyawa Melayang!

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang NTT: Pelabuhan, Bandara, hingga Kampus Rusak Berat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Prabowo Cecar Aparat soal 1.000 Tambang Ilegal: Masak Pejabat TNI-Polri Tidak Tahu?! 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Ketum AJI Tegaskan Jurnalis Bekerja untuk Publik: Jawab Tudingan ‘Londo Ireng’ hingga ‘Kawanan Sirkus’

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:55 WIB

MV Cape San Juan Bersandar di Pelabuhan Panjang, Bawa Alutsista Super Garuda Shield 2026

Berita Terbaru