Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menegaskan komitmen legislatif dalam memperkuat pengawasan pelestarian lingkungan dan mitigasi konflik satwa liar di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan “Gerakan Bersatu dengan Alam” di Kantor Balai TNWK, Labuhan Ratu Lama, Lampung Timur, Sabtu (24/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kodam XX/Radin Inten ini dihadiri pula oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XX/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, serta jajaran Forkopimda Lampung.
Ahmad Giri Akbar menyatakan DPRD akan mengawasi secara ketat pelaksanaan kebijakan pelestarian lingkungan agar setiap program berjalan sesuai regulasi dan terkoordinasi antarinstansi.
Solusi Konflik Gajah-Manusia, okus utama diskusi adalah merumuskan langkah konkret mitigasi konflik antara gajah Sumatra dengan masyarakat di desa penyangga. Salah satu rencana strategis yang didukung adalah pembangunan pembatas permanen di kawasan rawan.
Mereka juga memberi dukungan anggaran dan kebijakan, kehadiran pimpinan DPRD dalam forum ini merupakan bentuk dukungan terhadap rencana pemerintah pusat dan daerah yang ingin menjadikan Way Kambas sebagai model nasional pengelolaan kawasan konservasi.
Dalam forum tersebut, para pemangku kepentingan menyerap langsung aspirasi warga desa penyangga guna memastikan solusi yang diambil tidak merugikan masyarakat maupun kelestarian satwa.
Ahmad Giri Akbar menambahkan bahwa fungsi pengawasan DPRD bertujuan untuk memberikan kepastian keamanan bagi masyarakat sekaligus menjamin keberlangsungan ekosistem di TNWK sebagai aset konservasi nasional. (*)






