Bupati Saleh dan Komisi I Sidak Dinas PUPR Tanggamus: Dari Isi Kantor Semrawut Hingga Gagalnya Budaya Kerja!

- Editor

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Tanggamus – Ada pepatah lama mengatakan bahwa rumah seorang arsitek seharusnya menjadi cermin dari kemampuannya merancang keindahan. 

Namun, pepatah itu tampaknya gugur di depan pintu masuk Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanggamus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin langsung oleh Bupati Tanggamus, Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, bersama Wakil Bupati Agus Suranto dan jajaran Komisi I DPRD.

Sidak ini menyingkap tabir kelam di balik institusi yang memegang kendali infrastruktur daerah tersebut. Hasilnya? Sebuah potret buram birokrasi yang jauh dari kata ideal.

Dinas PUPR, yang secara filosofis merupakan “otot” pembangunan daerah, justru tampil lunglai. Bukan karena beban kerja yang melampaui kapasitas, melainkan karena pengabaian terhadap hal paling elementer: marwah ruang kerja.

Di sana, mata Bupati disambut oleh kursi-kursi yang masih dipaksakan berfungsi, tata ruang yang semrawut, serta suasana kantor yang lebih menyerupai gudang tak terurus ketimbang pusat perencanaan proyek bernilai miliaran rupiah.

“Misi kita ini, jargon kita ini ‘Jalan Lurus’. Dinas PUPR ini kan mengurusi kepentingan orang banyak. Kalau mengurusi diri sendiri saja tidak bisa, bagaimana mau mengurusi yang lain?,” jelas Bupati Tanggamus Saleh Asnawi.

Kalimat yang keluar dari lisan Saleh Asnawi tersebut bukanlah sekadar retorika politik. Itu adalah sebuah otokritik sekaligus tamparan keras bagi nalar birokrasi di sana.

Ada kontradiksi yang menyakitkan ketika sebuah instansi mampu merencanakan pembangunan jalan dan gedung megah, namun gagal menjaga estetika dan kelayakan rumahnya sendiri.

Caption : ist
Kegagalan Budaya Kerja

Fenomena ini bukan sekadar masalah fisik bangunan atau minimnya anggaran inventaris. Ini adalah persoalan disiplin manajerial dan krisis kepemimpinan. Kantor yang amburadul adalah manifestasi dari pikiran yang semrawut.

Dinas PUPR adalah etalase pembangunan. Jika etalasenya saja berdebu dan retak, publik tentu akan skeptis terhadap kualitas “produk” infrastruktur yang dihasilkan.

Bagaimana masyarakat bisa percaya pada ketahanan beton jalan yang mereka bangun, jika ketahanan kursi di ruang tamu mereka sendiri diabaikan?

Menanti Janji Perubahan Total

Bupati Saleh Asnawi telah melempar tantangan. Ia memberi tenggat waktu beberapa bulan bagi sang Kepala Dinas untuk melakukan pembenahan menyeluruh.

Ini bukan lagi soal memindahkan letak meja atau membeli kursi baru, melainkan soal merestorasi budaya kerja yang profesional dan bertanggung jawab.

​Publik Tanggamus kini berada di kursi penonton, mengamati apakah teguran ini akan melahirkan revolusi mental di tubuh PUPR, atau hanya akan berakhir sebagai catatan kaki dalam laporan kegiatan daerah.

Sidak ini telah membuka luka lama birokrasi: kelalaian yang tersembunyi di balik tumpukan dokumen. Jika dalam waktu dekat wajah PUPR tidak bersolek menuju profesionalitas, maka jargon “Jalan Lurus” dikhawatirkan hanya akan menjadi barisan kata tanpa makna di atas baliho-baliho usang. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 
Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita
Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai
Polres Lampung Utara Gandeng Denpom Kotabumi Razia Hiburan Malam, Sasar Dua Karaoke!
Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 
Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram
Waspada! Pekan Depan Polres Tanggamus Angkut Motor Knalpot Brong, RX King Kena Ultimatum
Gerebek Besar di Pesawaran: 401 Polisi Datang Bandar Hilang? 6 Pelajar Malah Diamankan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:48 WIB

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 

Minggu, 8 November 2026 - 11:36 WIB

Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita

Minggu, 8 November 2026 - 07:56 WIB

Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai

Minggu, 8 November 2026 - 07:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 

Sabtu, 7 November 2026 - 17:41 WIB

Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram

Berita Terbaru