Wagub Lampung Hadiri Peresmian Massal 166 Sekolah Rakyat

- Editor

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Kalimantan Selatan – Ada nada haru yang tak bisa disembunyikan dari suara Presiden Prabowo Subianto saat berdiri di podium Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9, Banjarbaru, Senin siang (12/1).  

Di tengah teriknya matahari Kalimantan Selatan, sebuah tonggak sejarah baru bagi pendidikan Indonesia baru saja dipancangkan: peresmian serentak 166 Sekolah Rakyat (SR) yang tersebar di pelosok nusantara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Presiden, ini bukan sekadar urusan seremonial gunting pita. Ini adalah realisasi dari sebuah janji politik yang menyentuh akar persoalan bangsa, yakni kemiskinan struktural.

“Dengan mengucap bismillah, saya resmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia,” ucap Prabowo dengan nada mantap. Namun, di balik ketegasan itu, ia mengakui bahwa proyek ini adalah sebuah langkah terobosan yang berani.

Visi besar yang diusung pemerintahan Prabowo-Gibran ini memang ambisius: menargetkan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029. Tujuannya spesifik dan tajam, yakni menyasar anak-anak di lapisan masyarakat paling rentan (Desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).

Pemerintah ingin memastikan bahwa kemiskinan tidak boleh menjadi “warisan” yang turun-temurun. “Saya cukup bahagia, cukup besar hati, dan terharu melihat dampak nyata dari upaya kita,” ungkap Presiden, mengapresiasi kerja kolaboratif lintas kementerian yang berhasil menghidupkan asa bagi lebih dari 15 ribu siswa di fase rintisan ini.

Kehadiran Daerah dan Sinergi Pusat

Di antara deretan tamu VVIP, tampak Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, yang hadir mewakili semangat daerah dalam menyukseskan agenda nasional ini.

Kehadiran para kepala daerah dari berbagai provinsi menegaskan bahwa beban mencerdaskan kehidupan bangsa tidak hanya bertumpu di pundak Jakarta, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif dari Sabang hingga Merauke.

​Penyebaran 166 sekolah rintisan ini pun terbilang merata, mencakup:

1. Sumatra 35 lokasi

2. Jawa 70 lokasi

3. Sulawesi 28 lokasi

4. Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.

Tak tanggung-tanggung, operasional sekolah ini disokong oleh ribuan tenaga dedikatif, terdiri dari 2.218 guru dan hampir 5.000 tenaga kependidikan.

​Meski saat ini baru meresmikan sekolah rintisan, langkah pemerintah tidak berhenti di sana. Jurnalisme mencatat bahwa pembangunan fisik 104 Sekolah Rakyat Permanen sudah mulai berjalan tahun ini. Ini menunjukkan komitmen jangka panjang, bukan sekadar program musiman.

Peresmian ini juga menjadi ajang “pamer” soliditas kabinet. Nama-nama besar seperti Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menko PMK Pratikno, Mensos Saifullah Yusuf, hingga para menteri sektor pendidikan dan infrastruktur hadir mendampingi.

Kehadiran mereka seolah mengirim pesan kuat, orkestrasi besar sedang dimainkan untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Senin itu di Banjarbaru, Indonesia bukan hanya sedang membangun gedung sekolah. Indonesia sedang membangun jembatan bagi anak-anak miskin ekstrem untuk melintasi jurang ketimpangan menuju masa depan yang lebih bermartabat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Raih Kompolnas Awards 2026, Polda Lampung dan Polsek Metro Pusat Ukir Sejarah
Sentil Fenomena ‘Cari Muka’, Pimpinan Gontor Beri Pesan Menohok di Depan Presiden Prabowo!
Hadiri 100 Tahun Gontor, Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa dan Teriakan ‘Free Palestine’
Resmi Kerjasama dengan Google, Anies Baswedan Siap Kembangkan 9 Kota di Indonesia
Antrean Truk Picu Kemacetan Parah di Berbagai Daerah, Pertamina Bersikeras Stok Aman, Ini Kata Pemprov Lampung!
Karhutla Melanda Tol Palembang–Indralaya KM 18, Luas Kebakaran di Sumsel Tembus 1.926 Hektare
Operasi SAR H+4: Tim Gabungan Sisir Bersih Pulau Sertung hingga Rakata, Keberadaan 5 Jurnalis Nihil! 
Temuan Life Jacket Dipastikan Bukan Milik Kapal Korban, Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Masih Nihil
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 18:37 WIB

Raih Kompolnas Awards 2026, Polda Lampung dan Polsek Metro Pusat Ukir Sejarah

Sabtu, 19 September 2026 - 12:36 WIB

Sentil Fenomena ‘Cari Muka’, Pimpinan Gontor Beri Pesan Menohok di Depan Presiden Prabowo!

Sabtu, 19 September 2026 - 11:01 WIB

Hadiri 100 Tahun Gontor, Prabowo Serukan Kemandirian Bangsa dan Teriakan ‘Free Palestine’

Jumat, 18 September 2026 - 12:08 WIB

Resmi Kerjasama dengan Google, Anies Baswedan Siap Kembangkan 9 Kota di Indonesia

Senin, 14 September 2026 - 10:59 WIB

Antrean Truk Picu Kemacetan Parah di Berbagai Daerah, Pertamina Bersikeras Stok Aman, Ini Kata Pemprov Lampung!

Berita Terbaru