Caption : ist
Hariannarasi.com, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk menghentikan sementara distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada pekan pertama Januari 2026.
Langkah ini diambil sebagai masa persiapan teknis atau konsolidasi internal sebelum program digulirkan kembali secara serentak dan nasional pada 8 Januari 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa tanggal 2 hingga 7 Januari 2026 ditetapkan sebagai masa persiapan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Waktu tersebut akan dimanfaatkan untuk mematangkan kesiapan dapur, logistik, sumber daya manusia, serta memperkuat standar keamanan pangan demi menjamin kualitas layanan yang optimal sepanjang tahun.
Kendati ada jeda operasional untuk sekolah, BGN menegaskan bahwa intervensi gizi bagi kelompok rentan (Ibu hamil, ibu menyusui, dan balita/Kelompok B3) tetap menjadi prioritas mutlak dan tidak akan terputus.
“Mereka berada dalam periode krusial 1.000 hari pertama kehidupan yang tidak bisa ditunda. Layanan bagi kelompok ini tetap berjalan penuh di akhir Desember 2025,” tegas Dadan, Kamis (25/12).
Sementara itu, distribusi bagi anak sekolah selama masa libur akhir tahun bersifat fleksibel dan opsional.
BGN memberi kelonggaran teknis jika siswa sedang berlibur, namun tetap melayani mereka yang membutuhkan.
Target utamanya adalah memastikan kesinambungan program dan keamanan pangan terjaga penuh setelah masa persiapan usai. (*)






