Menuju 2029: Anies dan Gerakan Rakyatnya

- Editor

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist (Dok. Anies Baswedan)

Hariannarasi.com, Jakarta – Langkah Anies Baswedan merapat ke ormas Gerakan Rakyat (GR) bukan sekadar seremonial organisasi biasa atau hanya lips service semata. 

Dimata para pengamat, ini adalah manuver terukur dari seorang politisi yang tak ingin kembali ‘terantuk batu yang sama’ untuk kedua kalinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, mencermati bergabungnya mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai anggota kehormatan GR merupakan upaya mencuri start yang rasional.

Anies tampaknya sedang membangun fondasi lebih awal agar tidak lagi menjadi penonton dalam kontestasi Pilpres 2029 mendatang.

Trauma Tiket dan Pelajaran dari Jakarta

Arifki menilai ada trauma politik yang membekas dari dinamika Pilkada Jakarta 2024 lalu. Kala itu, meski menyandang status petahana dengan elektabilitas mumpuni, Anies terhempas dari gelanggang karena gagal mengamankan tiket dari partai politik.

​”Ini adalah langkah sadar. Anies belajar pahit dari pengalaman Jakarta, di mana figur kuat sekalipun bisa lumpuh tanpa dukungan perahu politik,” ujar Arifki, Jumat (19/12).

Dengan membesarkan ormas, Anies mencoba mengubah posisinya dari figur yang ‘menanti pinangan’ menjadi aktor yang memiliki ‘nilai tawar’. Basis massa yang terorganisir di bawah bendera ormas diharapkan menjadi daya pikat, atau bahkan alat tekan, bagi partai politik di masa depan.

​Langkah ini menjadi kian mendesak di tengah menguatnya wacana koalisi permanen di level elite. Arifki memandang skema koalisi ini sebagai lonceng peringatan bagi tokoh-tokoh non-partai.

“Koalisi permanen adalah alarm bagi figur non-elite parpol. Jika Anies tidak bergerak sekarang, ia berisiko kembali berada di luar gelanggang, bukan karena kekurangan suara, tapi karena tidak memiliki kendaraan,” tegasnya.

Caption : ist (Dok. Anies Baswedan)

​Meski dinilai strategis, jalan Anies tidaklah tanpa kerikil. Arifki membedah dua kemungkinan arah ormas ini:

  1. Transformasi Menjadi Partai: Pilihan ini logis namun berbiaya mahal dan memiliki risiko tinggi secara politik.
  2. Sekoci Tawar-Menawar: Menjadi mesin konsolidasi untuk membuktikan bahwa Anies memiliki struktur yang solid di akar rumput.

​Namun, ia mengingatkan agar pergerakan ini tidak berhenti pada romantisme dukungan semata. Tanpa arah yang jelas, ormas tersebut hanya akan menjadi simbol politik tanpa daya tembus elektoral yang nyata.

“Efektivitas langkah ini ditentukan oleh satu hal, apakah ormas ini mampu menjadi alat tawar politik yang kompetitif, atau hanya berakhir sebagai ruang konsolidasi bagi para loyalis belaka,” tutup Arifki. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Breaking News: Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN!
Tak Perlu Jauh ke Solo, Awal Juni Jokowi yang Bakal Datangi Warga Lampung! Ada Apa Nih?
Spanduk Anti Prabowo-Gibran Cuma Bertahan 2 Jam di UGM!
Rangga Putra Hakim Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Tanggamus, Targetkan 12 Kursi Legislatif!
Reshuffle Kabinet Prabowo: 6 Pejabat Baru Ini Bikin Publik Kaget, Cek Daftarnya!
Usai Acara PSI, Gubernur Lampung dan Ketum PSI Kaesang ‘Nongkrong’ Bareng, Apa yang Dibahas?
Panas! Wali Kota Absen, Dua Anggota DPRD Kota Metro Walkout dari Rapat Paripurna LKPJ
42 Kader PKB Lampung Bertarung Rebut 15 Kursi Ketua DPC, Uji Layak Jadi Penentu!
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:12 WIB

Breaking News: Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN!

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:22 WIB

Tak Perlu Jauh ke Solo, Awal Juni Jokowi yang Bakal Datangi Warga Lampung! Ada Apa Nih?

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:24 WIB

Spanduk Anti Prabowo-Gibran Cuma Bertahan 2 Jam di UGM!

Rabu, 29 April 2026 - 12:57 WIB

Rangga Putra Hakim Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Tanggamus, Targetkan 12 Kursi Legislatif!

Senin, 27 April 2026 - 17:58 WIB

Reshuffle Kabinet Prabowo: 6 Pejabat Baru Ini Bikin Publik Kaget, Cek Daftarnya!

Berita Terbaru