Konflik Gajah di Tanggamus Kembali Pecah! Satu Gubuk Petani di BNS Jadi Sasaran

- Editor

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Catatan panjang konflik antara manusia dan satwa liar di perbatasan Tanggamus dan Lampung Barat kembali bertambah. 

Dini hari tadi, Senin (10/11), sekitar pukul 03.00 WIB, ketenangan warga di Talang Karet Blok 3, Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Tanggamus, terusik oleh amukan seekor gajah liar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Satu unit gubuk milik petani dilaporkan rusak berat akibat serangan individu gajah yang diduga terpisah dari kawanannya.

​Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, S.H., membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, meski tidak ada korban jiwa, kejadian ini kembali menggarisbawahi risiko yang dihadapi warga di zona rawan konflik.

​“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi jelas ada. Gubuk milik saudara Pian, 55 tahun, seorang petani di sana, rusak akibat didatangi gajah liar,” ujar Iptu Tjasudin saat dikonfirmasi, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko.

​Analisis sementara dari aparat di lapangan, yang didukung data Tim Gabungan Penanganan Konflik Satwa Liar, cukup mengkhawatirkan. Gajah yang mengamuk di Blok 3 Reg 39 Tanggamus ini diduga kuat adalah individu tunggal yang terisolasi.

​“Ini kemungkinan gajah yang terpisah dari rombongan induknya,” jelas Tjasudin.

Ia merujuk pada pantauan tim gabungan yang menyebut saat ini terdapat 17 ekor gajah liar yang terdeteksi bergerak di wilayah Suoh, Kabupaten Lampung Barat. Gajah ‘soliter’ yang kini masuk ke BNS inilah yang memicu kewaspadaan tertinggi, karena pergerakannya seringkali tidak terduga.

​Menyikapi eskalasi ini, Polsek Wonosobo tidak bergerak sendiri. Koordinasi lintas sektor segera dijalankan, melibatkan pilar-pilar penting penanganan satwa liar: TNBBS, Polhut, KPH Kota Agung Utara, Satgas Lembah Suoh, hingga para mahout (pawang gajah).

Status siaga kini diterapkan di tingkat tapak

“Kami sudah mengimbau warga agar tidak beraktivitas sendirian di area umbulan atau talang. Kewaspadaan harus ditingkatkan maksimal,” tegas Kapolsek.

Berikut himbauan ke warga setempat :

  1. ​Warga diminta menyalakan api unggun di sekitar kebun untuk memberi efek gentar.
  2. ​Menyingkirkan tanaman yang berpotensi memancing gajah untuk mendekat.
  3. ​Sebagai langkah antisipasi terburuk, wanita dan anak-anak disarankan untuk sementara waktu mengungsi dari wilayah hutan kawasan Reg 39 sampai situasi dipastikan aman.

Iptu Tjasudin mengingatkan, bahwa akar masalah ini sudah menahun. Insiden ini, menurutnya, adalah pengingat bahwa keseimbangan ekosistem adalah kunci.

​“Konflik manusia dan satwa ini sudah berlangsung lama. Kita harus bersama-sama menjaga keseimbangan alam agar habitat mereka tidak terusik, yang pada akhirnya berimbas pada kita juga,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan terus memantau pergerakan gajah tunggal tersebut, berpacu dengan waktu untuk mencegah terjadinya kerusakan lanjutan dan memastikan keselamatan warga BNS. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Miris! 60 Persen Lebih Dapur MBG di Lampung Belum Kantongi SLHS! Kok Bisa Beroperasi?!
Bangkit dari Sakit, Kini Sukses Jadi Juragan Susu Kambing Nasional Bersama KUR BRI!
Siap-siap Ubah Nasib! Pemprov Lampung Fasilitasi Ribuan Anak Mudanya Kerja di Jepang dan Taiwan
Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya, Warga Lampung Tengah Patungan Rp100 Juta!
Siap-Siap! Penentuan 3 Besar Digelar 21 April, Siapa Calon Rektor ITERA Terkuat?
Nasib Miris Eks Karyawati Alfamart: Dipaksa Mundur, Diintimidasi, Kini Ditinggal Mangkir Mediasi!
Perdana Pimpin Apel Pagi, Kalapas Kotaagung Ruh Harijadi Tegaskan Kedisiplinan dan Pelayanan Prima
Kendalikan Kas Daerah, Inilah Sosok Kepala BKAD Tanggamus yang Baru Dilantik!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 11:27 WIB

Miris! 60 Persen Lebih Dapur MBG di Lampung Belum Kantongi SLHS! Kok Bisa Beroperasi?!

Selasa, 21 April 2026 - 10:28 WIB

Bangkit dari Sakit, Kini Sukses Jadi Juragan Susu Kambing Nasional Bersama KUR BRI!

Selasa, 21 April 2026 - 07:44 WIB

Siap-siap Ubah Nasib! Pemprov Lampung Fasilitasi Ribuan Anak Mudanya Kerja di Jepang dan Taiwan

Selasa, 21 April 2026 - 07:24 WIB

Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya, Warga Lampung Tengah Patungan Rp100 Juta!

Senin, 20 April 2026 - 15:23 WIB

Siap-Siap! Penentuan 3 Besar Digelar 21 April, Siapa Calon Rektor ITERA Terkuat?

Berita Terbaru