Caption : ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Pemandangan baru tersaji di lini depan komunikasi Polres Tanggamus. Dalam sebuah langkah strategis yang menandai era baru keterbukaan informasi, posisi vital Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) kini resmi diamanahkan kepada seorang Polisi Wanita (Polwan) berprestasi, Iptu Primadona Laila, S.H.
Ini bukan sekadar pergantian rutin. Penunjukan Iptu Primadona yang dikenal tegas namun komunikatif menjadi catatan menarik, mengingat ia dibesarkan di dapur Reserse Kriminal (Reskrim) yang sarat dengan penanganan kasus lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Iptu Primadona Laila menggantikan AKP M. Yusuf, yang kini bergeser menempati pos baru sebagai Kabagren Polres Tanggamus. Rotasi ini dikukuhkan berdasarkan Keputusan Kapolda Lampung Nomor: KEP/502/X/2025 dan KEP/503/X/2025 tertanggal 22 Oktober 2025.
Rekam jejak Iptu Primadona bukanlah di balik meja humas. Ia lama malang melintang di Satreskrim, memegang jabatan dari Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) hingga Kaur Bin Ops Satreskrim.
Pengalamannya di PPA menempa kemampuannya menangani kasus-kasus sensitif dengan pendekatan humanis, sebuah modal krusial yang kini dibawanya ke ruang komunikasi publik.
Ia juga tercatat pernah bertugas di Sat Binmas sebagai Kanit Bintibsos, yang memberinya pengalaman langsung dalam pembinaan dan kemitraan dengan masyarakat.
Menanggapi amanah barunya, Iptu Primadona Laila menegaskan komitmennya untuk mentransformasi peran humas. “Alhamdulillah, ini amanah dan tanggung jawab yang besar,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (8/11).
Ia tidak sekadar berjanji, ia mematok target untuk menjadikan Humas Polres Tanggamus sebagai jembatan informasi yang cepat, akurat, dan humanis antara institusi kepolisian dan publik.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi dengan pilar keempat demokrasi. “Kami berharap sinergi dengan rekan-rekan media terus terjalin baik. Melalui kerja sama dan komunikasi yang terbuka, masyarakat bisa lebih memahami kinerja Polri,” tambahnya.
Penunjukan Iptu Primadona Laila bukan hanya soal penyegaran organisasi. Ini adalah pertaruhan sekaligus harapan. Menggantikan AKP M. Yusuf, Latar Belakang Penanganan Kasus PPA Diharapkan Bawa Sentuhan Humanis pada Komunikasi Polri.
Publik menanti, mampukah tangan dingin seorang mantan penyidik PPA ini meracik strategi komunikasi publik yang lebih segar, merangkul, dan efektif dalam menjaga citra Polri serta kondusivitas kamtibmas di Tanggamus? (*)






