Lapor! Ada Pengecoran Pertalite di SPBU Labuhan Dalam, Kuras BBM Subsidi Untuk Usaha Pertamini!

- Editor

Selasa, 31 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kabar diterapkannya barcode pada penyaluran BBM jenis pertalite mulai ramai di berbagai daerah, termasuk juga di  provinsi Lampung. 

Hampir sebagian besar SPBU di Kota Bandar Lampung mulai menerapkan pengisian BBM jenis Pertalite mengunakan QR code, hal ini tak ayal mendapatkan pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penerapan QR Code ini untuk memastikan penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran kepada mereka yang berhak.

Namun mirisnya, kebijakan ini banyak dimanfaatkan oleh oknum-oknum mafia BBM Subsidi dan petugas SPBU nakal untuk mendapatkan keuntungan pundi-pundi rupiah demi kepentingan pribadi.

Program penerapan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite mengakibatkan berbagai oknum melakukan penimbunan, pengecor dengan leluasa melakukan pengecoran berkerja sama dengan petugas SPBU. Salah satunya di SPBU 25.351.10 yang berada di jalan R.A. Basyid, Labuhan Dalam, Bandar Lampung.

Dari informasi yang diperoleh salah satu  masyarakat yang hendak melakukan pengisian BBM pertalite mengatakan, SPBU 25.351.10 Labuhan Dalam menerapkan pengisian BBM subsidi jenis pertalite menggunakan barcode, namun hanya berlaku bagi kendaraan milik masyarakat umum.

“Kendaraan yang belum memiliki barcode  tidak dapat mengisi BBM pertalite tanpa terkecuali, namun untuk kendaraan milik oknum pengepul BBM pertalite terlihat dengan mudah melakukan pengisian BBM pertalite, dalam satu hari bisa 4 kali keluar masuk ngisi BBM pertalite di SPBU itu,” jelas warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (30/12).

Sementara, pemilik kendaraan kijang berwarna biru yang diduga pengecor ilegal ini saat dihubungi media mengatakan, kendaraan miliknya pada hari itu hanya melakukan pengisian di pagi dan malam hari saja.

Pada peristiwa tersebut dirinya juga menyebutkan sedang ada urusan, tidak hanya itu ia pun mengaku memiliki dua kendaraan yang digunakan untuk mengepul BBM jenis Pertalite di SPBU 25.351.10 Labuhan Dalam dan telah menjalankan bisnis ini sejak lama.

Namun, pengawas SPBU 25.351.10 saat dimintai keterangan hingga kini tidak memberikan tanggapan terkait dugaan pengecoran BBM Subsidi tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan Tanpa Penjaga, Toyota Agya Ringsek Tertabrak Kereta Api di Natar
Usai Nikahkan Massal 31 Pasangan Disaksikan Gubernur Lampung, Masjid Al-Bakrie Bakal Buka Program Ta’aruf!
Bantah Peras Pedagang Bensin Rp50 Juta, Anggota Polres Way Kanan Sebut Gestur ‘5-0’ Hanya Refleks
Tipu Pembeli Elektronik Belasan Juta, IRT di Lampung Tengah Diringkus Polisi
Warga Kotaagung Desak Pos Pantau Taman Soekarno Difungsikan Penuh, Satlantas Siap Maksimalkan Penjagaan
Peringati HAN 2026, 45 Anak Binaan LPKA Bandar Lampung Terima Remisi
Usut Tuntas Kasus Keracunan Massal SMPN 1 Talang Padang, Kapolres AKBP Rahmad Kirim Sampel Makanan ke Labkesda
Sembunyikan 101 Klip Sabu, Bisnis Haram Pria di Lamteng Berakhir di Tangan Tim Tekab 308
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:58 WIB

Mesin Mati di Perlintasan Tanpa Penjaga, Toyota Agya Ringsek Tertabrak Kereta Api di Natar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:41 WIB

Usai Nikahkan Massal 31 Pasangan Disaksikan Gubernur Lampung, Masjid Al-Bakrie Bakal Buka Program Ta’aruf!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:39 WIB

Bantah Peras Pedagang Bensin Rp50 Juta, Anggota Polres Way Kanan Sebut Gestur ‘5-0’ Hanya Refleks

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:28 WIB

Tipu Pembeli Elektronik Belasan Juta, IRT di Lampung Tengah Diringkus Polisi

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:38 WIB

Warga Kotaagung Desak Pos Pantau Taman Soekarno Difungsikan Penuh, Satlantas Siap Maksimalkan Penjagaan

Berita Terbaru