Tinjau Daya Beli dan Cek Ketersediaan Bahan Pokok, Samsudin Ajak Dialog Pedagang Pasar Gadingrejo

- Editor

Kamis, 3 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Pringsewu – Pj. Gubernur Lampung Samsudin meninjau harga bahan kebutuhan pokok sekaligus berdialog bersama para pedagang, di Pasar Gadingrejo, Pringsewu, Kamis (3/10).

Samsudin mengatakan, kegiatan ini untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi di Provinsi Lampung. Juga, memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Samsudin secara langsung berdialog bersama para pedagang guna ingin mengetahui kondisi terkini mengenai harga bahan pokok dan ketersediaan stok barang khususnya di pasar tradisional.

“Harga-harga yang berpengaruh terhadap inflasi itu masih relatif stabil. Tidak ada lonjakan harga yang tinggi dan juga tidak terlalu rendah, dan ini memungkinkan masyarakat untuk memiliki daya beli yang cukup baik,” ujar Samsudin.

Samsudin menyoroti pentingnya menjaga kestabilan harga salah satunya cabai yang menjadi salah satu komoditas yang mempengaruhi inflasi.

Menurutnya, harga cabai saat ini berada dalam kondisi stabil. “Pemerintah menjaga daya beli agar inflasi itu tetap stabil terutama pengaruh cabai. Saat ini saya lihat cukup stabil di Pasar Gadingrejo,” katanya.

Samsudin menjelaskan, dari kondisi di lapangan, sebagian besar pedagang menyampaikan bahwa pasokan bahan pokok cukup bahkan berlebih dan harga stabil. Namun, dia tetap memberikan imbauan agar harga dijaga supaya tidak mengalami kenaikan yang drastis.

“Pedagang mengatakan saat ini harga stabil dan tidak ada keluhan karena memang stok barang cukup dan bahkan hampir berlebihan. Saya meminta jangan sampai naik, kalau pun naik tetapi sedikit, jangan sampai masyarakat merasa susah untuk membeli dengan harga yang cukup tinggi,” ujarnya.

Samsudin menuturkan bahwa per 1 Oktober 2024, tingkat inflasi di Provinsi Lampung mengalami penurunan. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya menjaga inflasi di Lampung.

Samsudin mengatakan, pemerintah akan terus memantau kondisi pasar dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“Dengan demikian, daya beli masyarakat akan tetap terjaga dan inflasi bisa dikendalikan,” katanya. (*)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Polisi Turun Tangan! Selidiki Dugaan Keracunan Massal 55 Warga Tanggamus Akibat Bubur Sumsum
Polisi Ciduk Sindikat Keluarga Begal di Lampung Utara, Jadikan Saudara Sendiri Umpan Aplikasi Kencan MiChat
Kepergok Saat Muat Hasil Curian, 6 Petani Penggasak 5,6 Ton Sawit di Way Kanan Diringkus
Diduga Keracunan MBG, 8 Siswa SMPN 1 Talang Padang Dilarikan ke Puskesmas
Viral Mobil Bertahun-tahun Terparkir di Bandara Radin Inten II, Pengelola Gandeng Polisi Cari Pemilik
Lestarikan Budaya Lokal, Pemkab Tanggamus Gelar Lomba Tari Kreasi Tradisional 2026
Pangdam XXI/Radin Inten Evaluasi Progres Pembangunan Kopdes di Tanggamus yang Viral
Berhari-hari Tak Keluar Kamar, Dokter Muda UI Ditemukan Tak Bernyawa di Guest House Metro
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:57 WIB

Polisi Turun Tangan! Selidiki Dugaan Keracunan Massal 55 Warga Tanggamus Akibat Bubur Sumsum

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:23 WIB

Polisi Ciduk Sindikat Keluarga Begal di Lampung Utara, Jadikan Saudara Sendiri Umpan Aplikasi Kencan MiChat

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:19 WIB

Kepergok Saat Muat Hasil Curian, 6 Petani Penggasak 5,6 Ton Sawit di Way Kanan Diringkus

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:56 WIB

Diduga Keracunan MBG, 8 Siswa SMPN 1 Talang Padang Dilarikan ke Puskesmas

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:22 WIB

Lestarikan Budaya Lokal, Pemkab Tanggamus Gelar Lomba Tari Kreasi Tradisional 2026

Berita Terbaru