Jaga Stabilitas dan Daya Beli Masyarakat, Pj Gubernur Lampung Pantau Komoditas Pangan di Sejumlah Pasar

- Editor

Senin, 29 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pj. Gubernur Lampung Samsudin memantau harga komoditas bahan pangan di Pasar Perumnas Way Halim dan Pasar Way Kandis Bandarlampung, Senin (29/7).

Samsudin mengatakan kunjungannya ini dalam rangka menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat terhadap harga bahan pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya memantau semua komoditas bahan pangan agar harga-harga itu jangan sampai melonjak tinggi ataupun terlalu rendah sehingga daya beli masyarakat tetap stabil” ujar Samsudin.

Samsudin menyebut dari hasil kunjungannya, ada beberapa komoditas yang harganya tetap stabil dan komoditas dengan harga tinggi yaitu cabai.

“Cabai itu posisinya sedang tinggi khususnya cabai rawit dan cabai setan karena memang saat ini kebutuhan cabai tersebut sangat tinggi di masyarakat,” katanya.

Berdasarkan data pada halaman lampungprov.go.id terkait harga komoditas pasar di Lampung per 29 Juli 2024, seperti di pasar way halim harga cabai rawit hijau diangka Rp70.000/Kg dan cabai rawit merah diangka Rp80.000/Kg.

Samsudin menuturkan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung akan melakukan langkah-langkah intervensi terhadap komoditas yang mengalami kenaikan harga tinggi seperti menggelar operasi pasar.

“Jangan sampai terlalu tinggi nanti masyarakat juga akan merasakan keberatan untuk membeli komoditas tersebut,” katanya.

Turut hadir mendampingi Pj. Gubernur Lampung Samsudin, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Evie Fatmawaty, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Bani Ispriyanto dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Syamsurizal Ari. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ada Apa dengan RSUD Ryacudu? Aplikasi MJKN dan Kantong Obat Bikin Kisruh, Sekda Beri Ultimatum!
Diduga Live TikTok Saat Jam Kerja, ASN Dinas Ketahanan Pangan Lampung Diperiksa BKD
Pemerintah Buka 35.476 Lowongan Kopdes dan Kampung Nelayan, Tegaskan Tanpa Jalur ‘Ordal’
Gebrakan Bupati Saleh Asnawi! Gandeng BKN RI Rombak Total Kinerja ASN Tanggamus
Niat Cek Laporan Istri di Polsek, Pria Ini Malah Diciduk Polisi! Lah Kok Bisa?
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai Kota Agung Timur
Berkat Kucuran Dana KUR BRI, UMKM Mie Pangsit Cha Cha Pringsewu Tingkatkan Produksi
Tingginya Kasus Perceraian di Provinsi Lampung, 15 Ribu Istri Pilih Jadi Janda di 2025! Kabupaten Mana Tertinggi?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:16 WIB

Ada Apa dengan RSUD Ryacudu? Aplikasi MJKN dan Kantong Obat Bikin Kisruh, Sekda Beri Ultimatum!

Kamis, 16 April 2026 - 12:56 WIB

Diduga Live TikTok Saat Jam Kerja, ASN Dinas Ketahanan Pangan Lampung Diperiksa BKD

Kamis, 16 April 2026 - 08:23 WIB

Gebrakan Bupati Saleh Asnawi! Gandeng BKN RI Rombak Total Kinerja ASN Tanggamus

Kamis, 16 April 2026 - 06:21 WIB

Niat Cek Laporan Istri di Polsek, Pria Ini Malah Diciduk Polisi! Lah Kok Bisa?

Kamis, 16 April 2026 - 06:00 WIB

Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai Kota Agung Timur

Berita Terbaru

HUKUM

Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman RI Hery Susanto

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:16 WIB