Wakil Rakyat Vs Mahkamah Konstitusi

- Editor

Rabu, 31 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah (Dok. Fahri Hamzah)

Hariannarasi.com, Jakarta – Disatu sisi sebelumnya kita pesimis dengan betapa partai politik semakin kompak untuk menentang ide demokrasi apalagi jika sudah terkait dengan kesepakatan antara presiden dengan ketua umum partai politik.

Para wakil rakyat kita tidak nampak menjadi wakil rakyat dan jurubicara dari kepentingan publik malah sebaliknya mereka kompak untuk mendukung apa yang datang dari istana dan mengabaikan kepentingan dasar dari demokrasi kita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tapi tiba tiba terkait sistem Pemilu proporsional tertutup versus proporsional terbuka yang sedang akan diputuskan oleh mahkamah Konsitusi, mereka begitu kompak dan antusias melawan apabila MK memutuskan sistem tertutup yang akan sangat berbahaya bagi masa depan demokrasi kita.

Mungkin saja karena ini masih terkait dengan kepentingan mereka mengingat tidak semua anggota dewan berada di nomor satu atau perasaan bahwa mereka sudah sangat populer dan cukup logistik untuk berperang secara terbuka melawan semua kandidat partai-partai.

Terutama partai baru yang ingin melawan kekuatan kekuatan lama yang sudah bertahan dan tidak menunjukkan karya yang signifikan.

Seandainya sikap ini dilakukan jauh sebelum Pemilu, tentu akan menarik debatnya untuk mengingatkan para wakil rakyat kita bahwa berlawanan mereka kepada mahkamah Konsitusi ini.

Seharusnya betul betul bersumber dari kesadaran bahwa prinsip kedaulatan rakyat itu terletak pada wakil rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat melalui pencalonan partai politik.

Dan kemudian itu memiliki konsekuensi agar para wakil rakyat juga mengingatkan agar dominasi ruang belakang permainan partai politik dalam kekuasaan harus mulai dikurangi dan dihilangkan serta diserahkan permainan itu kepada para pemilik mandat dari rakyat yang langsung dipilih oleh rakyat.

Bukan para pengurus yang tidak dipilih oleh rakyat dan sering memiliki agenda agenda yang tidak pernah dibuka kepada rakyat banyak.

Seandainya seandainya pemikiran para wakil rakyat tentang kedaulatan rakyat itu tegak sejak awal maka mustahil kita menyaksikan di seluruh Indonesia satu koor keseragaman sikap tanpa perbedaan dalam menghadapi begitu banyak masalah masalah sosial.

Wakil rakyat harus berkaca dan mengajak diri bahwa selama ini mereka terlalu melayani kehendak partai politik dan pengurusnya daripada mau melayani kepentingan rakyat yang memilihnya.

Memang waktu sudah tak cukup lagi untuk mempersoalkan hal hal yang substansial itu. Mudah-mudahan saja sistem Pemilu ke depan tetap terbuka agar rakyat kita bisa dorong untuk menggunakan hak pilih nya dalam menentukan wakil mereka langsung dan tidak disabotase oleh kepentingan partai politik.

Pemilu kali ini adalah Pemilu paling krusial karena akan menentukan apakah ke depan Sentralisasi dan Oligarki Akan semakin mengental atau memudar.

#IndonesiaSuperpower

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ada Reshuffle! Kanwil Ditjenpas Lampung Lantik Deretan Pejabat Baru, Ini Daftarnya
Pemprov Lampung Raih ‘BB’ SAKIP 2025 dari Kemen-PANRB
Buntut Keracunan Massal, Operasional Dapur MBG Surya Mataram Lamtim Dihentikan Sementara
Carut Marut MBG : Dugaan Pungli di SPPG Sumber Agung, Pungut Rp400 Ribu ke Karyawan! 
Jadi Sorotan Gubernur Lampung, Viral Video Rusaknya Jembatan Penghubung di Pematang Sawa
Komisi V DPRD Lampung Terima Aspirasi Aliansi Guru Non ASN
Pemprov Lampung Gaungkan Gerakan Pengibaran Bendera Merah Putih, Bagikan Lebih dari Seribu Bendera!
Legislator Soroti Banjir dan Infrastruktur Rusak di Kecamatan Panjang, Bandar Lampung
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 16:51 WIB

Ada Reshuffle! Kanwil Ditjenpas Lampung Lantik Deretan Pejabat Baru, Ini Daftarnya

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:20 WIB

Pemprov Lampung Raih ‘BB’ SAKIP 2025 dari Kemen-PANRB

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:44 WIB

Buntut Keracunan Massal, Operasional Dapur MBG Surya Mataram Lamtim Dihentikan Sementara

Kamis, 13 November 2025 - 12:11 WIB

Carut Marut MBG : Dugaan Pungli di SPPG Sumber Agung, Pungut Rp400 Ribu ke Karyawan! 

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 13:35 WIB

Jadi Sorotan Gubernur Lampung, Viral Video Rusaknya Jembatan Penghubung di Pematang Sawa

Berita Terbaru

HUKUM

Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman RI Hery Susanto

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:16 WIB