Caption : Sekolah Rakyat, di Kotabaru Lampung Selatan.
Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Spesifikasi konstruksi bangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di kawasan proyek Kota Baru, Lampung, mendadak menjadi sorotan publik.
Hal ini menyusul beredarnya sebuah video viral di media sosial yang mempertanyakan dugaan penggunaan material non-permanen pada dinding fasilitas pendidikan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang beredar, video tersebut memperlihatkan secara rinci salah satu sudut dinding bangunan Sekolah Rakyat Kotabaru.
Alih-alih menggunakan pasangan batu bata atau material permanen yang umum digunakan untuk konstruksi sekolah, dinding tersebut diduga kuat hanya dibangun menggunakan material non-permanen seperti gypsum, kalsiboard, atau papan sejenisnya.
Caption : Dinding pada bangunan Sekolah Rakyat di Kotabaru Lampung Selatan tak menggunakan bata, hanya menggunakan gypsum, kalsiboard, atau papan sejenisnya.
Temuan visual ini sontak memicu reaksi beragam dan kritik dari warganet. Mayoritas publik mempertanyakan kelayakan, ketahanan struktur, serta standar keamanan jangka panjang bangunan tersebut, mengingat gedung itu diperuntukkan sebagai fasilitas pendidikan yang akan menampung banyak siswa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan atau klarifikasi resmi dari pihak pengembang proyek maupun dinas terkait di lingkungan pemerintah setempat.
Spesifikasi teknis secara rinci serta alasan di balik pemilihan material non-permanen untuk gedung Sekolah Rakyat Kotabaru tersebut masih belum terkonfirmasi kepada publik. (*)
Berikut video lengkapnya:






