Tergiur Belasan Juta, Dua Sopir Angkutan Ternak di Panjang Nekat Gelapkan Sapi Bos Sendiri

- Editor

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Jajaran Polsek Panjang, Kota Bandar Lampung, menangkap dua pria berinisial RK dan AH yang berprofesi sebagai sopir truk angkutan ternak.

Keduanya ditangkap atas dugaan penggelapan dua ekor sapi milik perusahaan tempat mereka bekerja saat proses pengiriman barang menuju Lampung Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapolsek Panjang, AKP Ipran, menjelaskan, aksi tindak pidana tersebut dilakukan oleh para pelaku pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat kejadian, kedua pelaku masing-masing tengah mengemudikan truk Hino yang membawa muatan 19 ekor sapi dari Pelabuhan Panjang.

​”Di tengah perjalanan, tepatnya di wilayah Natar, Kabupaten Lampung Selatan, kedua pelaku menghentikan kendaraan. Mereka kemudian memindahkan masing-masing satu ekor sapi ke truk lain yang telah menunggu di lokasi untuk dijual kepada pihak lain,” jelas AKP Ipran, Selasa (15/7/2026).

​Kedua ekor sapi tersebut dijual oleh para pelaku seharga Rp13 juta. Hasil penjualan itu kemudian dibagi rata, di mana RK dan AH masing-masing mengantongi Rp6,5 juta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

​Kasus penggelapan ini terungkap setelah pihak perusahaan menyadari adanya kekurangan muatan ternak dan langsung melaporkannya ke Polsek Panjang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Unit Reskrim Polsek Panjang segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi.

​Polisi akhirnya berhasil menyergap RK dan AH tanpa perlawanan saat keduanya kembali ke garasi perusahaan.

Dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam serta uang tunai Rp11.850.000 yang merupakan sisa dari hasil penjualan sapi.

​Saat ini, kedua tersangka telah ditahan di Mapolsek Panjang untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.

AKP Ipran menegaskan, bahwa pihaknya juga tengah melakukan pengejaran terhadap pihak pembeli atau penadah.

​”Identitas penadah di wilayah Natar sudah kami kantongi. Kami akan menindak tegas setiap pihak yang terlibat, baik pelaku utama maupun penadah, karena keduanya memiliki peran dalam tindak pidana ini,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terobos Perlintasan Tak Resmi di Natar, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta
Gerebek Kos-kosan Kasus Pemerkosaan di Lampung Timur, Polisi Malah Temukan Alat Isap Sabu
Iming-iming Uang Rp50 Ribu, Pemuda di Mesuji Ini Setubuhi Anak di Bawah Umur 20 Kali
Berawal dari Medsos, Dua Pemuda Ditetapkan Tersangka Tawuran Berdarah di Bandar Lampung
IJTI dan AJI Lampung Kecam Ancaman Senjata Api Terhadap Wartawan di Tulang Bawang
Avanza Masuk Rawa di Kotabumi, Polisi Temukan Timbangan Digital dan Diduga Sabu
Proyek Trotoar Rp22,77 Miliar Ambrol, DPRD Bandarlampung Panggil Dirut PT Asmi Hidayat yang Pilih Bungkam
Beri Makan Ratusan Ribu Warga, 26 Dapur MBG di Tanggamus Ternyata Belum Kantongi SLHS!
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Terobos Perlintasan Tak Resmi di Natar, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta

Jumat, 4 September 2026 - 11:58 WIB

Gerebek Kos-kosan Kasus Pemerkosaan di Lampung Timur, Polisi Malah Temukan Alat Isap Sabu

Jumat, 4 September 2026 - 11:03 WIB

Berawal dari Medsos, Dua Pemuda Ditetapkan Tersangka Tawuran Berdarah di Bandar Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

IJTI dan AJI Lampung Kecam Ancaman Senjata Api Terhadap Wartawan di Tulang Bawang

Jumat, 4 September 2026 - 10:52 WIB

Avanza Masuk Rawa di Kotabumi, Polisi Temukan Timbangan Digital dan Diduga Sabu

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bursa Rektor Unila Memanas, 6 Nama Ini Siap Bertarung!

Jumat, 4 Sep 2026 - 15:51 WIB