Pungutan Berkedok Dana Komite di MAN 1 Metro Diduga Capai Rp7,6 Miliar per Tahun

- Editor

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Kepala MAN 1 Metro, Gunawan Susanto. 

Hariannarasi.com, Metro – Dugaan praktik pungutan yang membebani wali murid dilaporkan masih berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Metro, Provinsi Lampung.

Berdasarkan akumulasi data jumlah siswa, total dana yang dihimpun melalui iuran komite tersebut diperkirakan mencapai Rp7,6 miliar setiap tahunnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Praktik ini diketahui tetap berlanjut di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah yang baru, Gunawan Susanto.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber terkait, besaran iuran dana komite di MAN 1 Metro ditetapkan dengan nominal yang berbeda untuk setiap tingkatan kelas.

Siswa tahun pertama dikenakan biaya sebesar Rp2.500.000, siswa tahun kedua Rp2.000.000, dan siswa tahun ketiga sebesar Rp1.700.000.

Dengan skema tersebut, total beban iuran untuk setiap siswa selama tiga tahun masa pendidikan mencapai Rp6.200.000.

​Merujuk pada data kesiswaan tahun 2025, jumlah keseluruhan peserta didik di MAN 1 Metro tercatat sebanyak 1.233 orang.

Jika dikalkulasikan dengan besaran iuran per siswa, total potensi dana komite yang terkumpul mencapai Rp7.644.600.000 dalam satu tahun.

Kebijakan pemungutan dana ini merupakan kelanjutan dari program yang telah berjalan sejak masa kepemimpinan kepala sekolah sebelumnya, Sarjono.

​Menurut keterangan dari salah seorang wali murid yang enggan disebut namanya, pembayaran iuran komite tersebut diklaim sebagai syarat wajib yang harus dilunasi.

Pihak wali murid juga menyatakan, meskipun pungutan tersebut diklaim sebagai hasil kesepakatan musyawarah, pada praktiknya penetapan nominal dan mekanisme pembayaran dinilai diputuskan secara sepihak, sehingga para orang tua siswa terpaksa mematuhinya.

​Hingga berita ini diturunkan, Kepala MAN 1 Metro, Gunawan Susanto, belum memberikan penjelasan atau klarifikasi resmi mengenai dugaan pungutan bernilai miliaran rupiah tersebut.

Sejumlah upaya konfirmasi yang dilakukan oleh pihak media melalui panggilan telepon dan pesan tertulis via aplikasi WhatsApp tidak mendapatkan respons. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tergiur Belasan Juta, Dua Sopir Angkutan Ternak di Panjang Nekat Gelapkan Sapi Bos Sendiri
Dugaan Korupsi di MAN 1 Metro Capai Rp855 Juta, Eks Kepsek Malah Pindah ke Pringsewu
Mengaku Ditinggal Anak, Pria Asal Tanjung Bintang Nekat Jalan Kaki di Tengah Malam dari Kemiling
Bukannya Melindungi, Kakek di Sukabumi Justru Jadi Predator Bagi Cucu Kandungnya
Jadi Sorotan Netizen, KPPG Lampung Panggil Kepala SPPG Krui Buntut Viral Tumpukan Uang
Polres Lampung Timur Selidiki Kasus Perundungan Siswi SD, Terduga Pelaku Diidentifikasi
Awas Terjebak Macet! Cek Jalur Alternatif Street Festival HUT ke-344 Kota Bandar Lampung di Sini
Terjerat Kasus Narkoba, MZ Terpaksa Nikahi Pasangannya di Rutan Polres Tanggamus
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:58 WIB

Tergiur Belasan Juta, Dua Sopir Angkutan Ternak di Panjang Nekat Gelapkan Sapi Bos Sendiri

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:04 WIB

Pungutan Berkedok Dana Komite di MAN 1 Metro Diduga Capai Rp7,6 Miliar per Tahun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:58 WIB

Dugaan Korupsi di MAN 1 Metro Capai Rp855 Juta, Eks Kepsek Malah Pindah ke Pringsewu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:38 WIB

Mengaku Ditinggal Anak, Pria Asal Tanjung Bintang Nekat Jalan Kaki di Tengah Malam dari Kemiling

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:33 WIB

Jadi Sorotan Netizen, KPPG Lampung Panggil Kepala SPPG Krui Buntut Viral Tumpukan Uang

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Ribuan Calon Manajer Kopdes Jalani Pelatihan di Pusdik Armed Cimahi

Sabtu, 18 Jul 2026 - 08:56 WIB