Usai Dilantik, Nanik S Deyang Ubah Arah MBG 2026, dari Moratorium Dapur Baru hingga Cari Dana Alternatif!

- Editor

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyampaikan sejumlah kebijakan utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul pelantikannya sebagai pimpinan baru lembaga tersebut.  

Nanik menyatakan, program MBG tahun 2026 tidak lagi mengejar target kuantitas, melainkan menggeser fokus ke peningkatan kualitas makanan, standar gizi yang lebih baik, serta ketepatan sasaran penerima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prioritas akan diberikan kepada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). “Kami fokus kualitas, bukan kuantitas,” ujar Nanik.

Salah satu kebijakan utama adalah melakukan moratorium sementara pendaftaran dapur baru MBG. Langkah ini diambil untuk mengevaluasi sebaran dapur yang saat ini mencapai lebih dari 27 ribu unit, yang dinilai menumpuk di wilayah aglomerasi sementara daerah 3T belum terlayani optimal.

Selain itu, pemerintah membuka opsi pendanaan alternatif untuk MBG agar tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sumber pendanaan lain yang dimaksud meliputi Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hibah, serta dukungan dari yayasan dan dunia usaha.

Nanik menekankan, kebijakan tersebut bertujuan melakukan efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas layanan maupun sasaran program. Ia juga menyatakan komitmen untuk melakukan refocusing penerima manfaat dan penataan ulang pelaksanaan MBG secara menyeluruh.

Pernyataan tersebut disampaikan Nanik S. Deyang tidak lama setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana, Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).

Program MBG merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo untuk mempercepat penurunan stunting dan perbaikan gizi masyarakat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemerintah Buka 4.770 Formasi CPNS Jalur Sekolah Kedinasan 2026, Simak Daftar Instansi dan Jadwalnya
Asyik Pidato, Prabowo: Mau Sembayang Jumat Ini, PKS Sudah Lirik-lirik
Usut Direksi BUMN 30 Tahun Terakhir, Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc
Pemerintah Tetapkan Syarat dan Jadwal Pencairan BLT 2026, Sanksi Tegas Menanti Pelaku Judol!
11 Pemda di Lampung Ramai-Ramai Ajukan Hutang, Total Nilai Tembus Rp2 Triliun!
Pemerintah Serahkan 3 Surpres ke DPR RI, Siapa Pilihan Istana?
Dugaan Peran Raffi Ahmad di Balik Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo
Prabowo: Kecerdasan Tak Melulu Soal Pendidikan Formal
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Pemerintah Buka 4.770 Formasi CPNS Jalur Sekolah Kedinasan 2026, Simak Daftar Instansi dan Jadwalnya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Asyik Pidato, Prabowo: Mau Sembayang Jumat Ini, PKS Sudah Lirik-lirik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Usut Direksi BUMN 30 Tahun Terakhir, Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Pemerintah Tetapkan Syarat dan Jadwal Pencairan BLT 2026, Sanksi Tegas Menanti Pelaku Judol!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:59 WIB

11 Pemda di Lampung Ramai-Ramai Ajukan Hutang, Total Nilai Tembus Rp2 Triliun!

Berita Terbaru