Diwarnai Rentetan Ledakan, Gudang Diduga Tempat Penimbunan BBM Ilegal di Pesawaran Terbakar Hebat

- Editor

Senin, 8 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa (Dok. Detik)

Hariannarasi.com, Pesawaran – Sebuah gudang yang diduga kuat menjadi tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal jenis solar ludes terbakar di Desa Negeri Sakti, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Senin (8/6/2026). 

Insiden yang diwarnai sejumlah ledakan keras ini memicu kepanikan warga sekitar yang khawatir api menjalar ke permukiman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Seorang warga setempat, Rosi, menuturkan bahwa peristiwa bermula dari munculnya kepulan asap hitam pekat dari arah bangunan. Sesaat kemudian, terdengar suara ledakan berulang kali yang disusul dengan kobaran api.

​”Iya meledak, terus asap hitam, baru apinya besar. Waktu api sudah membesar pun masih meledak beberapa kali,” ungkap Rosi di lokasi kejadian, Senin (8/6/2026).

​Menurut pengamatan warga, di dalam gudang tersebut terdapat banyak tempat penampungan minyak berskala besar. Rosi menyebutkan adanya tumpukan drum besar serta sejumlah tandon yang diduga digunakan untuk menimbun BBM.

Merespons peristiwa tersebut, tim pemadam kebakaran (Damkar) gabungan segera diterjunkan ke lokasi. Kabid Damkarmat Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, menjelaskan, pihaknya turut mengerahkan personel mengingat lokasi kebakaran berada tepat di wilayah perbatasan antara Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan.

​”Kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait kebakaran ini. Jadi, proses pemadaman dilakukan bersama-sama dengan teman-teman dari Damkar Pesawaran,” jelas Rully.

​Rully mengakui bahwa material yang terbakar merupakan BBM dalam jumlah besar, sehingga menyulitkan proses pemadaman.

“Saat ini tim masih terus berupaya memadamkan api agar tidak menyebar ke permukiman warga. Banyaknya drum dan tandon yang berisikan BBM membuat kami memprediksi proses pemadaman akan memakan waktu. Namun, kami tetap berupaya menyelesaikannya dengan cepat,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gerebek Pabrik Senpi Rakitan di Way Kanan, Polisi Temukan Sabu dan Ekstasi
Relokasi Pasar Jalan Terus! Bupati Tanggamus Beri Sewa Gratis 12 Bulan dan Pasang Deadline hingga 8 Agustus!
Duduk di Tengah Rel, Pria 49 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api di Bandar Lampung
BKHIT Lampung Gagalkan Peredaran 75 Ribu Benih Sawit Palsu, Cegah Potensi Kerugian Rp42 Miliar
Kasus Pemerasan Pengecer BBM Jadi Sorotan, Kapolri Mutasi Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto Jadi Pamen Yanma Polri
Terekam CCTV, Pria Asal Bandar Lampung Lompat dari KMP Kirana Tujuan Bakauheni
Bobol Rumah Paman dan Curi Rp 75 Juta untuk Judol, Pemuda Asal Lampung Utara Diringkus di Jambi
Diduga Berzina, Seorang Guru ASN di SMAN 2 Kotaagung Dilaporkan ke Polda
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:33 WIB

Gerebek Pabrik Senpi Rakitan di Way Kanan, Polisi Temukan Sabu dan Ekstasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:16 WIB

Relokasi Pasar Jalan Terus! Bupati Tanggamus Beri Sewa Gratis 12 Bulan dan Pasang Deadline hingga 8 Agustus!

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:51 WIB

Duduk di Tengah Rel, Pria 49 Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api di Bandar Lampung

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:13 WIB

Kasus Pemerasan Pengecer BBM Jadi Sorotan, Kapolri Mutasi Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto Jadi Pamen Yanma Polri

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Terekam CCTV, Pria Asal Bandar Lampung Lompat dari KMP Kirana Tujuan Bakauheni

Berita Terbaru