Akhirnya! Dibantu Hujan Deras, Karhutla di TN Way Kambas Padam

- Editor

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Timur – Hujan dengan intensitas deras yang mengguyur kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Provinsi Lampung, pada Rabu (28/10/2026) dini hari, berhasil membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Meski titik api utama dan asap telah hilang, tim Satuan Tugas (Satgas) gabungan tetap melanjutkan pemantauan dan penyisiran lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Komandan Satgas Pasukan Darat Pemadaman, Letkol Inf Jonathan Ginting, memastikan titik api dan bara di sektor Cabang TNWK sudah tidak ada.

Kesimpulan ini didapat usai tim melakukan pemantauan udara menggunakan drone pada pukul 11.40 hingga 12.10 WIB, serta pengecekan fisik oleh personel darat di titik A, B, C, dan D.

​”Untuk pemadaman di sektor Cabang TNWK, kami sudah pastikan titik api dan titik bara dinyatakan sudah tidak ada,” tegas Jonathan dalam laporannya, Rabu (28/10/2026).

​Padamnya api secara signifikan didorong oleh faktor cuaca. Hujan deras turun di kawasan operasi pemadaman mulai pukul 01.20 hingga 02.45 WIB dan berlanjut dengan gerimis hingga pagi hari. Hujan ini sangat efektif mendinginkan lahan yang sebelumnya hangus terbakar.

​Kendati kondisi telah terkendali, Pemprov Lampung bersama aparat gabungan belum menarik mundur pasukan. Sebanyak 350 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Polhut, Manggala Agni, BMKG, BNPB, dan relawan tetap disiagakan di Camp BOD 123.

​Tim Satgas Darat saat ini difokuskan untuk melakukan mop-up atau pendinginan lanjutan guna membersihkan sisa bara api yang tersembunyi.

Patroli intensif dan deteksi dini juga diperketat di areal terbakar untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

​”Kami tetap memastikan dan mengecek ke titik-titik sasaran sehingga kita dapat pastikan ke depannya api ini tidak muncul kembali,” tambah Jonathan.

​Sebagai informasi, operasi penanganan karhutla TNWK yang telah berlangsung lebih dari satu bulan ini tidak hanya mengandalkan pasukan darat, tetapi juga didukung oleh tim water bombing (pengeboman air) dari udara serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk merekayasa turunnya hujan di kawasan prioritas. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Memanas! Ratusan Pam Swakarsa Sugar Group Ngamuk di Tulang Bawang, Kebun dan Gubuk Warga Luluh Lantak
Mahasiswa ITERA Gelar Aksi di Tugu Adipura, Sampaikan 5 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
Geger! Warga Temukan Mayat Wanita Terikat di Parit Teluk Betung, Diduga Kuat Korban Pembunuhan!
Diduga Gelapkan Uang Klien Rp29,7 Juta, Advokat di Metro Ditetapkan Tersangka Penipuan!
Menyamar Naik Truk, Polisi Ringkus TR, Wanita Bandar Narkoba Bersenpi di Pelosok Mesuji
Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 10 Juta Rokok Ilegal di Bakauheni, Nilainya Capai Rp14,85 Miliar! 
Viral Tanaman Ganja dalam Polybag di Lamsel, Pemilik Lahan Mengaku Tak Tahu, Polisi Buru Pelaku!
Dua Pemuda Mesuji Nekat Cabuli Anak di Bawah Umur, Polisi Ciduk Pelaku
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Akhirnya! Dibantu Hujan Deras, Karhutla di TN Way Kambas Padam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Memanas! Ratusan Pam Swakarsa Sugar Group Ngamuk di Tulang Bawang, Kebun dan Gubuk Warga Luluh Lantak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Mahasiswa ITERA Gelar Aksi di Tugu Adipura, Sampaikan 5 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Geger! Warga Temukan Mayat Wanita Terikat di Parit Teluk Betung, Diduga Kuat Korban Pembunuhan!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Menyamar Naik Truk, Polisi Ringkus TR, Wanita Bandar Narkoba Bersenpi di Pelosok Mesuji

Berita Terbaru