Penerimaan Pajak Lampung Tumbuh Subur, Hingga Januari 2026 Capai Rp782 Miliar!

- Editor

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung mencatat realisasi pendapatan negara di wilayah Lampung mencapai Rp782,09 miliar hingga 31 Januari 2026. Angka ini setara dengan 5,84 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini.  

Di saat yang sama, belanja negara di Lampung menunjukkan tren ekspansif dengan realisasi sebesar Rp3,26 triliun, atau 11,90 persen dari total pagu anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Performa awal tahun ini dinilai cukup kuat dalam menopang ekonomi daerah di tengah tekanan moneter ketat dan volatilitas harga komoditas global.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Lampung, Purwadhi Adhiputranto, menjelaskan, kinerja APBN di Lampung tetap solid meski dihadapkan pada dinamika global.

​”Pada awal tahun 2026, kinerja APBN di Provinsi Lampung menunjukkan peran yang cukup kuat dalam menopang aktivitas ekonomi daerah. Meskipun terdapat tekanan dari dinamika global, penerimaan perpajakan domestik masih mencatatkan pertumbuhan yang baik,” ujar Purwadhi dalam konferensi pers, Kamis (12/3).

​Secara tahunan (year-on-year), pendapatan negara di Lampung mengalami kontraksi sebesar 4,89 persen. Penurunan ini dipicu oleh merosotnya penerimaan Bea Keluar akibat pelemahan harga komoditas utama di pasar internasional.

Berdasarkan data Januari 2026, sejumlah komoditas unggulan Lampung mengalami koreksi harga, yakni Batu Bara turun 4,30 persen menjadi 96,47 dolar AS per ton.

Crude Palm Oil (CPO) melemah 1,13 persen menjadi 915,64 dolar AS per metrik ton, kopi Robusta mengalami penurunan tertajam sebesar 9,70 persen secara bulanan akibat melimpahnya pasokan dari Vietnam.

Kendati pendapatan dari sektor ekspor tertekan, sektor perpajakan dalam negeri justru menunjukkan tren positif. Hingga akhir Januari 2026, penerimaan pajak di Lampung tercatat mencapai Rp510,77 miliar, tumbuh signifikan sebesar 29,30 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mendunia! Sistem QRIS Indonesia Raih Penghargaan ’50-in-5 Awards’ dari New York
Pengguna QRIS di Lampung Tembus 1,6 Juta, Total Transaksi Capai Rp2,3 Triliun
Ini Daftar Negara Pemberi Utang Luar Negeri Indonesia, Siapa Jadi Kreditur Terbesar? 
Jauh dari Kota, Ibu di Lampung Barat Ini Sukses Buka BRILink Sendiri di Pasar Srengit
Karang Taruna Lampung dan OJK Luncurkan ‘Siger Taruna Preneur’, Targetkan Pembiayaan UMKM Rp30 Miliar
Bank Dunia Sebut Mayoritas Penduduk RI Miskin, Tembus 64,2 Persen, Kok Bisa Berbeda dengan Data BPS?
Dugaan Kredit Bermasalah Rp17,4 Triliun, Kejagung Didesak Periksa Dirut BRI
Prabowo Ungkap 8 Capaian Utama Reformasi BUMN: Tutup 290 Perusahaan, Laba tembus Rp326 triliun, Naik 75,3 Persen!
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:23 WIB

Mendunia! Sistem QRIS Indonesia Raih Penghargaan ’50-in-5 Awards’ dari New York

Sabtu, 19 September 2026 - 17:06 WIB

Pengguna QRIS di Lampung Tembus 1,6 Juta, Total Transaksi Capai Rp2,3 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 09:55 WIB

Ini Daftar Negara Pemberi Utang Luar Negeri Indonesia, Siapa Jadi Kreditur Terbesar? 

Jumat, 11 September 2026 - 01:39 WIB

Jauh dari Kota, Ibu di Lampung Barat Ini Sukses Buka BRILink Sendiri di Pasar Srengit

Kamis, 3 September 2026 - 10:33 WIB

Karang Taruna Lampung dan OJK Luncurkan ‘Siger Taruna Preneur’, Targetkan Pembiayaan UMKM Rp30 Miliar

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Perempuan Asal Bali Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Bandar Lampung

Sabtu, 26 Sep 2026 - 06:07 WIB