Caption : Ist (Dok. FB Kominfotik Tanggamus)
Hariannarasi.com, Tanggamus – Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Tanggamus, H. Moh Saleh Asnawi, yang secara tegas menyatakan komitmennya dalam memberantas korupsi dan pungutan liar (pungli) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus menjadi viral di media sosial.
Pernyataan tersebut memicu beragam reaksi dari masyarakat, mulai dari dukungan hingga keraguan. Video berdurasi 28 detik itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook resmi Kominfo Tanggamus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tayangan tersebut, Saleh Asnawi memperingatkan jajarannya bahwa ia tidak akan menoleransi praktik korupsi maupun pemberian “uang pelicin”, baik dalam proses pengisian jabatan maupun pelaksanaan proyek pemerintah daerah.
Bupati juga secara khusus memberikan peringatan kepada para kontraktor agar tidak memanipulasi atau mengurangi spesifikasi pekerjaan proyek demi memberikan setoran kepada pihak mana pun.
“Saya minta di Kabupaten Tanggamus tidak ada korupsi, tidak ada makan-makan uang, tidak ada pakai-pakai uang. Mau jadi kepala dinas harus bayar, mau pindah harus bayar, tidak ada itu,” tegas Saleh dalam video tersebut.
Ia juga menekankan larangan keras bagi kontraktor untuk memberikan sesuatu kepada bupati atau pejabat lainnya.
Pernyataan tegas ini langsung mendapat sorotan tajam dari warganet (netizen). Sebagian pengguna media sosial meragukan janji tersebut dan menuntut adanya tindakan nyata di lapangan.
Sebuah akun Facebook bernama Bonardo Pakpahan menilai pernyataan bupati berpotensi hanya sekadar omongan. “Kan proyek yang nyetor. Bukan saya yang minta,” tulisnya di kolom komentar dengan nada sarkas.
Komentar bernada kritik juga datang dari akun Pujianto Pujoanto yang mengaku pernah menjadi korban praktik pungli. “Jangan bohong pak, aku saja diminta 12 persen pak, kerjaan belum dikerjakan,” ungkapnya.
Sementara itu, akun Farchonie menekankan, masyarakat lebih membutuhkan tindakan nyata daripada sekadar pidato atau imbauan. “Buktikan kian leh-leh, Tekantuk aku nengae kaba omon-omon,” ujarnya.
Meski mendapat sejumlah kritik dan keraguan, tidak sedikit pula warganet yang memberikan dukungan penuh terhadap komitmen Saleh Asnawi.
Akun Rizal Umar misalnya, memberikan semangat dan berharap komitmen antikorupi tersebut dapat diwujudkan untuk menjadikan Tanggamus sebagai kabupaten terbaik di Provinsi Lampung. “Amin luarbiasa, hayo ada gak pemimpin seperti ini? belum dengar saya, Hi Saleh Asnawi you the best,” pungkasnya. (*)






