Darurat Higienis! 834 Dapur MBG di Lampung Tak Kantongi SLHS

- Editor

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Provinsi Lampung mencatat mayoritas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut belum memiliki Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS). 

Hingga akhir Februari 2026, baru 146 unit yang mengantongi sertifikat dari total ratusan SPPG yang telah beroperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Satgas MBG Provinsi Lampung, Saipul, menyatakan, berdasarkan petunjuk teknis (juknis), setiap SPPG wajib mengajukan sertifikasi tersebut paling lambat satu bulan setelah mulai beroperasi.

“Kalau mereka sudah operasional tapi tidak mengajukan, kita juga tidak tahu apa kekurangannya. Karena itu kami minta semua SPPG di Lampung segera mengajukan sertifikat layak higienis, karena itu sudah menjadi standar dan ketentuan di juknis,” ujar Saipul saat memberikan keterangan, Senin (2/3).

Berdasarkan data laporan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per 26 Februari 2026, tercatat baru 146 SPPG yang telah memiliki SLHS. Angka ini terpaut jauh dari jumlah SPPG yang saat ini sudah mulai beroperasi, yakni sebanyak 980 unit.

Saipul menegaskan, secara administratif terdapat 1.019 unit SPPG yang telah ditetapkan. Ia mendorong agar seluruh unit tersebut segera menyelesaikan proses sertifikasi demi menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.

​“Seharusnya yang sudah ditetapkan itu semuanya sudah mengajukan proses sertifikat. Ini yang terus kita dorong dan kita pantau,” tegasnya.

​Pihak Satgas MBG berharap percepatan pengajuan SLHS ini dapat meningkatkan standar keamanan pangan dan memastikan program pemenuhan gizi di Lampung berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BKHIT Lampung Gagalkan Peredaran 75 Ribu Benih Sawit Palsu, Cegah Potensi Kerugian Rp42 Miliar
Kasus Pemerasan Pengecer BBM Jadi Sorotan, Kapolri Mutasi Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto Jadi Pamen Yanma Polri
Terekam CCTV, Pria Asal Bandar Lampung Lompat dari KMP Kirana Tujuan Bakauheni
Bobol Rumah Paman dan Curi Rp 75 Juta untuk Judol, Pemuda Asal Lampung Utara Diringkus di Jambi
Diduga Berzina, Seorang Guru ASN di SMAN 2 Kotaagung Dilaporkan ke Polda
Diduga Selingkuh, Oknum Kepala SPPG di Tanggamus Digerebek Istri Sah
Polres Tulang Bawang Usut Dugaan Perundungan Siswa SMP yang Berujung Patah Tangan
Dari Selisih Dana Miliaran hingga Obat Kedaluwarsa, Ini Hasil Temuan Audit RSUD Batin Mangunang
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:11 WIB

BKHIT Lampung Gagalkan Peredaran 75 Ribu Benih Sawit Palsu, Cegah Potensi Kerugian Rp42 Miliar

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:13 WIB

Kasus Pemerasan Pengecer BBM Jadi Sorotan, Kapolri Mutasi Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto Jadi Pamen Yanma Polri

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:20 WIB

Terekam CCTV, Pria Asal Bandar Lampung Lompat dari KMP Kirana Tujuan Bakauheni

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:03 WIB

Diduga Berzina, Seorang Guru ASN di SMAN 2 Kotaagung Dilaporkan ke Polda

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:58 WIB

Diduga Selingkuh, Oknum Kepala SPPG di Tanggamus Digerebek Istri Sah

Berita Terbaru