HP Mulai Ditinggalkan, Pasar Beralih ke Teknologi Ini di 2026!

- Editor

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Dominasi ponsel pintar konvensional atau model layar datar diprediksi mulai meredup pada tahun 2026. Laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC) mengungkapkan adanya pergeseran tren konsumen yang kini mulai meninggalkan ponsel model standar dan beralih ke perangkat lipat (foldable) yang menawarkan inovasi lebih tinggi. 

​Data IDC memproyeksikan pengiriman ponsel non-foldable akan mengalami penurunan sebesar 1,4% pada tahun 2026. Penurunan ini dipicu oleh kejenuhan pasar terhadap desain ponsel yang stagnan serta harga perangkat standar yang dinilai terlalu tinggi namun minim pembaruan signifikan. Sebaliknya, segmen ponsel lipat diprediksi tumbuh pesat hingga 29,7% pada periode yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Direktur Riset Senior IDC, Nabila Popal, menyatakan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum besar bagi kategori ponsel lipat. “Pertumbuhan tahunan diproyeksikan hampir 30%, jauh melampaui patokan 6% pada proyeksi sebelumnya,” ujar Nabila, Minggu (15/2/2026).

Peningkatan minat ini didorong oleh kehadiran sejumlah perangkat baru yang dinanti pasar. Samsung dijadwalkan merilis Galaxy Z TriFold, sebuah ponsel lipat tiga yang akan membuka pasar mainstream global di awal tahun.

Selain itu, ponsel lipat Huawei dengan sistem operasi HarmonyOS Next juga diprediksi akan mengalami lonjakan pengiriman hingga dua kali lipat.

​Namun, faktor utama yang dinilai akan menjadi game-changer adalah masuknya Apple ke segmen ini. VP Perangkat Klien IDC, Francisco Jeronimo, menyebutkan bahwa peluncuran ponsel lipat pertama Apple pada akhir 2026 akan menjadi katalis utama adopsi produk ini secara massal.

​”Meskipun ponsel lipat akan tetap menjadi segmen khusus secara volume, kategori ini akan menjadi pendorong nilai yang signifikan bagi vendor, mengingat harga jual rata-ratanya yang tiga kali lebih tinggi dibanding ponsel standar,” jelas Francisco.

​Secara jangka panjang, IDC memperkirakan kategori ponsel lipat akan tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 17% hingga tahun 2029. Angka ini kontras dengan segmen ponsel konvensional yang diprediksi tumbuh kurang dari 1%.

Dalam hal penguasaan sistem operasi pada pasar ponsel lipat tahun 2026, Android diprediksi masih mendominasi dengan pangsa pasar 61%, diikuti oleh Apple sebesar 22%, dan HarmonyOS Next sebesar 17%. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Honor Resmi Rilis X7d di Indonesia, Tawarkan Baterai 6.500 mAh Seharga Rp3 Jutaan!
Lenovo Kembali ke Pasar Ponsel Gaming, Rilis Legion Y70 2026 dengan Baterai 8.000 mAh!
Punya Spek Bikin Melongo! Indonesia Jadi yang Pertama Akuisisi Drone Siluman Kızılelma
Kiamat Smartphone Dimulai! Meta Rilis Kacamata Canggih
HP Mid-Range Rasa Flagship? Redmi Note 15 SE Resmi Meluncur Bawa Spek Dewa!
Geger! Aib Bos FBI Ditelanjangi Hacker Iran, Ratusan Pesan & Foto Sensitif Bocor di Internet!
Jangan Beli HP Baru Dulu! Nokia X90 Pro 5G Resmi Hadir di Indonesia, Speknya Bikin Melongo!
Susah Cari Kerja Zaman Now? Intip Cara Ampuh China Basmi Pengangguran, Buat Kaget!
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:06 WIB

Honor Resmi Rilis X7d di Indonesia, Tawarkan Baterai 6.500 mAh Seharga Rp3 Jutaan!

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:02 WIB

Lenovo Kembali ke Pasar Ponsel Gaming, Rilis Legion Y70 2026 dengan Baterai 8.000 mAh!

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:07 WIB

Punya Spek Bikin Melongo! Indonesia Jadi yang Pertama Akuisisi Drone Siluman Kızılelma

Minggu, 5 April 2026 - 06:45 WIB

Kiamat Smartphone Dimulai! Meta Rilis Kacamata Canggih

Minggu, 5 April 2026 - 06:36 WIB

HP Mid-Range Rasa Flagship? Redmi Note 15 SE Resmi Meluncur Bawa Spek Dewa!

Berita Terbaru