Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Ketegangan yang sempat menyelimuti hubungan antara Kepolisian Daerah (Polda) Lampung dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung pasca insiden Rilis Akhir Tahun akhirnya mencair.
Langkah persuasif diambil Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari Yuyun, dengan mendatangi Balai Wartawan H. Solfian Akhmad, Selasa (30/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi formal, melainkan membawa misi penting, permohonan maaf terbuka.
Di hadapan pengurus PWI Lampung, Kombes Yuni mengakui adanya kekeliruan administratif dalam penyelenggaraan Rilis Akhir Tahun yang digelar sehari sebelumnya.
Fokus persoalan berakar pada daftar undangan yang memicu multitafsir di internal organisasi kewartawanan tertua di Indonesia tersebut.
“Atas nama pimpinan, saya menyampaikan permohonan maaf kepada PWI Lampung. Miskomunikasi ini menjadi pelajaran berharga bagi saya pribadi dan jajaran Humas untuk lebih teliti ke depan,” ujar Kombes Yuni dengan nada rendah hati.
Polemik ini bermula ketika Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, memilih melakukan aksi walk-out dari acara rilis pada Senin (29/12).
Aksi tersebut dipicu oleh kehadiran Wasekjen PWI Pusat, Iskandar Zulkarnain, yang duduk di podium utama tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan pengurus daerah. Bagi Wira, hal ini bukan sekadar protokoler, melainkan menyangkut etika organisasi.
Menjaga Marwah, Merawat Sinergi
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah atau yang akrab disapa Wira menyambut hangat kedatangan rombongan Polda. Dengan gaya bicaranya yang lugas, Wira menegaskan bahwa secara institusional, hubungan PWI dan Polda tetap solid.
”Saya tegaskan, PWI Lampung dan Polda tidak ada persoalan secara prinsip. Apa yang terjadi kemarin murni dinamika internal organisasi kami,” tutur Wira, mencoba mendinginkan suasana.
Bagi para pengamat media, langkah cepat Kabid Humas ini dinilai sebagai diplomasi yang cerdas untuk meredam spekulasi liar di ruang publik. PWI Lampung merupakan mitra strategis Polda dalam menjaga diskursus informasi di Tanah Lada.
Pertemuan di Balai Wartawan tersebut ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk memperkuat sinergitas. Polda Lampung berkomitmen menjaga keran informasi tetap terbuka bagi insan pers.
Perbaikan protokol komunikasi agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang. PWI Lampung tetap pada jalurnya sebagai pengawal informasi yang sehat dan profesional.
“Kami percaya sinergi ini adalah kunci menjaga kepercayaan publik,” tambah Kombes Yuni sebelum mengakhiri kunjungannya. (*)






