Caption : ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Hotel 21 Gisting menjadi saksi momentum re-generasi kepemimpinan pemuda di Kabupaten Tanggamus, senin (29/12). Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tanggamus resmi menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) sekaligus Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII.
Mengusung tema besar “Mengukuhkan Persatuan dan Peranan Pemuda Menuju Indonesia Emas,” perhelatan ini bukan sekadar seremoni pergantian estafet kepemimpinan, melainkan upaya reflektif untuk memosisikan pemuda sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Momentum ini menegaskan posisi KNPI sebagai “rumah besar” bagi keberagaman ideologi organisasi pemuda di Tanggamus.
Ketua Panitia Rapimda dan Musda KNPI Tanggamus Dedek Deheki dalam sambutannya mengatakan, Ia mengenang dedikasi Wakil Bupati Agus Suranto yang pernah menembus sulitnya medan Kelumbayan dengan motor trail.
“Semangat lapangan seperti itu yang harus diwarisi pemuda. Siapapun yang terpilih nanti, harus membawa perubahan nyata dan memberi manfaat bagi organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.
KNPI: Antara Tradisi dan Transformasi
Ketua DPD KNPI Tanggamus, Wahyu Agus Ferdiawan, dalam pidatonya mengingatkan kembali akar sejarah KNPI sebagai organisasi yang memiliki kematangan struktural. Ia menekankan bahwa musyawarah ini harus menjadi titik tolak penyatuan visi.
“Pemuda jangan hanya jadi penonton. Kita harus bersinergi mengelola potensi daerah. Satukan visi, bantu pemerintah mewujudkan cita-cita pembangunan,” tegas Wahyu.
Senada dengan itu, Ketua KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah memberikan sorotan tajam pada potensi ekonomi kreatif dan pariwisata Tanggamus.
Menurutnya, Tanggamus memiliki modal yang luar biasa, kombinasi pemimpin senior yang sarat pengalaman dan wakil yang energik-visioner.
“Lampung punya potensi wisata yang tak kalah dari Bali. Masalah kita hanya pada tata kelola. Di sinilah peran pemuda, kolaborasi dengan pemerintah untuk mempromosikan daerah agar PAD meningkat,” kata Iqbal.
Ia juga menggarisbawahi bahwa kemajuan ekonomi mustahil tercapai tanpa stabilitas persatuan di akar rumput.
Menjadi Tuan di Negeri Sendiri
Menutup rangkaian sambutan, Wakil Bupati Agus Suranto menitipkan pesan agar Musda VII melahirkan kepengurusan yang inklusif. Ia mendorong kader KNPI untuk mulai mengambil peran sebagai “pemain utama” dalam pengelolaan sumber daya alam dan ekonomi di Tanggamus.
”Kita punya potensi besar. Mulai sekarang, pemuda harus jadi subjek, jadi pemainnya. Kelola potensi ini agar manfaatnya kembali ke rakyat,” pungkas Agus.
Kini, bola panas kepemimpinan ada di tangan para peserta Musda. Siapapun yang terpilih nanti, tugas berat telah menanti, merajut kembali fragmentasi pemuda dan memastikan KNPI Tanggamus tetap relevan di tengah arus perubahan zaman.
Hadir dalam pembukaan Musda, Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto tampak didampingi oleh tokoh-tokoh kunci kepemudaan, di antaranya Ketua DPD KNPI Provinsi Lampung Iqbal Ardiansyah dan Ketua DPD KNPI Tanggamus demisioner, Wahyu Agus Ferdiawan.
Turut juga kehadiran lintas fraksi DPRD (PAN, Gerindra, PKB) serta organisasi kemahasiswaan dan kemasyarakatan seperti HMI, PMII, GMNI, dan PWI Tanggamus. (*)






