Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menunjukkan kesiapan penuh dengan mengerahkan kekuatan masif demi mengamankan pelaksanaan Ijtima Ulama Dunia 2025 bertema ‘Indonesia Berdoa’.
Acara keagamaan berskala internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 28–30 November 2025 di Kota Baru, Lampung Selatan, ini diprediksi akan menarik ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengonfirmasi bahwa total 1.612 personel gabungan telah disiagakan. Jumlah tersebut terdiri dari 1.088 anggota Polri dan 524 personel eksternal dari instansi terkait.
”Total 1.612 personel kami siagakan. Seluruh kekuatan ini akan ditempatkan secara strategis, mencakup titik pelayanan, pengamanan jalur vital, lokasi acara, kantong parkir, hingga pengamanan VVIP,” tegas Kombes Yuni.
Mengingat skala acara yang besar, Kombes Yuni menekankan bahwa pengamanan akan dilakukan secara maksimal. Seluruh pos pengamanan diinstruksikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan koordinasi lintas sektor.
”Setiap pos pengamanan diminta memperkuat pelayanan, termasuk menjalin koordinasi erat dengan panitia penyelenggara, dinas kesehatan, pengelola jalan tol, serta petugas lalu lintas,” jelasnya.
Lebih lanjut, setiap pos pengamanan juga diwajibkan memenuhi fasilitas dasar, seperti penyediaan alat kesehatan memadai, ruang istirahat yang layak, dan personel yang siaga penuh.
“Pergerakan kendaraan jamaah, pengaturan jalur masuk dan keluar, hingga kebutuhan medis bagi jamaah menjadi prioritas utama dalam rencana pengamanan kami,” ungkapnya.
Sinergi Kuat dengan Panitia
Kombes Yuni juga memaparkan data kesiapan dari pihak panitia Ijtima Ulama Dunia. Panitia melaporkan telah menyiapkan 105 mobil operasional, lebih dari 3.000 toilet, serta menyediakan area parkir yang memadai di lokasi acara.
Sebagai bentuk sinergi dengan aparat, panitia juga meminta adanya rotasi personel kepolisian setiap dua jam di seluruh pos pengamanan, demi menjaga kesiagaan.
”Kami telah berkoordinasi dengan pengelola tol, dan bus milik panitia akan diberikan akses gratis. Dengan sinergi yang kuat bersama kepolisian, kami optimistis acara ini dapat berjalan lancar,” ujar salah satu perwakilan panitia.
Menutup keterangannya, Kombes Yuni menegaskan komitmen Polda Lampung untuk mendukung penuh penyelenggaraan acara ini.
“Seluruh personel telah menerima pelatihan dan memahami pola pengamanan, cara bertindak (CB), dan alur koordinasi. Kami berkomitmen penuh untuk memastikan acara keagamaan ini berjalan aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (*)






