Komitmen Penuhi Hak Disabilitas, Pemprov Lampung Jamin Akses Pendidikan Hingga Dunia Kerja

- Editor

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan komitmennya untuk mengubah paradigma penanganan disabilitas dari sekadar santunan sosial menjadi pemenuhan hak mendasar.

Fokus utama kini diarahkan pada pembukaan akses inklusif di sektor pendidikan, kesehatan, sosial, hingga dunia kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penegasan ini disampaikan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat menghadiri peringatan HUT ke-23 Radio Heartline Lampung yang mengusung tema “Parenting With Heart: Menghadapi Masa Pubertas Anak Disabilitas” di Hotel Horison, Bandar Lampung, Sabtu (22/11).

Jihan, yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), menggarisbawahi bahwa inklusivitas tidak boleh berhenti sebagai jargon politik semata.

Ia memastikan bahwa Gubernur Rahmat Mirzani Djausal memiliki visi konkret terkait hal ini, yang telah dibuktikan melalui rekam jejak pengelolaan panti tuna rungu bahkan sebelum ia memimpin provinsi.

​”Pemerintah terus mendorong agar akses pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan bagi penyandang disabilitas benar-benar terbuka. Kita harus sadar, inklusi adalah tentang kesetaraan hak,” tegas Jihan.

Dalam momentum tersebut, Jihan memberikan apresiasi tinggi kepada Radio Heartline yang memilih merayakan dua dekade lebih eksistensinya dengan aksi sosial substantif, bukan sekadar pesta seremonial. 

Ia juga menyuntikkan semangat kepada para orang tua yang hadir, menyebut keteguhan mereka sebagai bukti bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang potensi.

Senada dengan itu, Station Manager Heartline Radio Lampung, Yohandi R. Tambunan, menyatakan bahwa peran media harus melampaui fungsi informasi, yakni turut serta membawa dampak sosial.

Diskusi mengenai pubertas anak disabilitas dinilai mendesak untuk menciptakan ruang tumbuh kembang yang aman.

Kegiatan ini menjadi sinyal kuat perlunya kolaborasi lintas sektor, pemerintah, media, dan masyarakat untuk mewujudkan ekosistem yang ramah dan memanusiakan penyandang disabilitas di Lampung. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dendam Pribadi! Sopir Mobil Nekat Aniaya Penumpang Motor dan Teriaki Maling
Ibu Rumah Tangga di Natar Tewas Tertabrak KA Babaranjang Saat Cari Anak
Pecah Rekor! BMKG Nyatakan Lampung Utara Catat Suhu Terpanas di Indonesia, Capai 36,2°C
Tenggat Waktu Habis, Sejumlah OPD Tanggamus Belum Kembalikan Temuan BPK 2024-2025, Nilainya Fantastis! 
Jaringan Sabu Malaysia Diringkus di Pelabuhan Bakauheni, Bareskrim Sita Aset Rp4,8 M dan 2,69 Kg Sabu dalam Ransel
Buntut Video Viral Penggerebekan Perselingkuhan, KPPG Lampung Periksa Kepala SPPG Kota Agung, Terancam Dipecat?!
Jalan Raden Intan Lumpuh Total, Netizen Sindir Proyek Supermarket di Tengah Bandar Lampung: Tata Kota ‘Acakadul’! 
Kok Bisa? Rumah Kosong dan ‘Oemah Kebun’ Menang Proyek Miliaran Gedung Kejaksaan Lampung!
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dendam Pribadi! Sopir Mobil Nekat Aniaya Penumpang Motor dan Teriaki Maling

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Ibu Rumah Tangga di Natar Tewas Tertabrak KA Babaranjang Saat Cari Anak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Pecah Rekor! BMKG Nyatakan Lampung Utara Catat Suhu Terpanas di Indonesia, Capai 36,2°C

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tenggat Waktu Habis, Sejumlah OPD Tanggamus Belum Kembalikan Temuan BPK 2024-2025, Nilainya Fantastis! 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 03:29 WIB

Jaringan Sabu Malaysia Diringkus di Pelabuhan Bakauheni, Bareskrim Sita Aset Rp4,8 M dan 2,69 Kg Sabu dalam Ransel

Berita Terbaru