Atasi Kemiskinan Extrem di Lampung, Sekdaprov Marindo Kaji Data PMO

- Editor

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist (Dok. Hariannarasi.com/Chatgpt)

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus berupaya melakukan percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui konsolidasi data yang terarah dan strategis.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Presentasi Project Management Office (PMO) Data Kemiskinan Ekstrem yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, di Ruang Kerjanya, Senin (14/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PMO Data Kemiskinan Ekstrem ini merupakan tulang punggung dalam menyajikan informasi dan data komprehensif yang esensial untuk mendukung setiap langkah penanggulangan kemiskinan ekstrem di Lampung.

Data yang dikelola meliputi identifikasi jumlah penduduk miskin ekstrem, pemetaan lokasi kantong-kantong kemiskinan, analisis mendalam mengenai penyebab kemiskinan, serta data akurat mengenai penerima manfaat program-program penanggulangan kemiskinan.

Informasi ini krusial untuk memantau kemajuan, mengevaluasi efektivitas program, dan merumuskan keputusan strategis guna mencapai target penurunan kemiskinan ekstrem secara signifikan.

Dalam arahannya, Sekdaprov Lampung, Marindo Kurniawan, menekankan pentingnya akurasi dan ketepatan sasaran. Data yang terkumpul akan diolah secara cermat oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Pemerintah Provinsi akan menyasar secara spesifik siapa saja masyarakat yang mengalami kemiskinan ekstrem dan dari wilayah mana saja mereka berasal, memastikan bantuan tepat sasaran dan berdaya guna,” jelas Sekdaprov Marindo.

Senada dengan Sekdaprov, Mahir Bayasut dari Tim Kajian Percepatan Pembangunan Provinsi Lampung yang berafiliasi dengan Bappeda Provinsi Lampung, menguraikan visi untuk konsolidasi data bantuan.

“Kami ingin menarik seluruh total bantuan, baik dari perorangan maupun sumber lainnya, serta mendata semua dinas yang telah menyalurkan bantuan. Dengan demikian, setiap bantuan dapat disaring dan didistribusikan sesuai sebaran dan lokasi yang paling membutuhkan,” jelas Mahir.

Mahir juga menegaskan, pemberian bantuan akan disesuaikan dengan data kebutuhan perorangan, kondisi lingkungan, dan memerlukan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) setiap individu untuk ‘layering’ bantuan agar program lebih terintegrasi dan efektif.

Inisiatif PMO Data Kemiskinan Ekstrem ini membawa dampak positif yang signifikan. Bagi Pemerintah Provinsi Lampung, langkah ini memungkinkan perumusan kebijakan yang berbasis data, meningkatkan efisiensi alokasi anggaran, serta mengoptimalkan koordinasi antarlembaga dalam program penanggulangan kemiskinan.

Lebih jauh, ini juga mendukung transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam pengelolaan sumber daya publik.

Melalui pendekatan berbasis data yang kuat, Pemerintah Provinsi Lampung optimis dapat mewujudkan target penurunan angka kemiskinan ekstrem dan menciptakan kesejahteraan yang lebih merata. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Korupsi KUR Rp2,99 Miliar, Kejari Tetapkan Eks Karyawan Bank Lampung Jadi DPO!
Robohkan Gubuk dan Kebun Warga di Tulang Bawang, Wabup Kecam Aksi Pam Swakarsa PT ILP!
Polisi Ungkap Hasil Autopsi  Jasad Lilis Pitriani, dari Luka Tajam hingga Tanda Asfiksia
Rohadi Alcantara Laporkan Balik Subehi Bin Ismail Atas UU ITE, Adukan Kasatreskrim dan Penyidik Polres Tanggamus ke Propam!
Niat Tagih Arisan Malah Jadi Tersangka, Diminta Uang Damai Rp100 Juta! Emak-emak di Pesawaran Datangi Polres Naik Pikap
Usai Temuan Kerangka Manusia di Pesawaran, Polisi Sisir Laporan Orang Hilang 2 Tahun Terakhir dan Lakukan Tes DNA
Anggaran Makan Napi Rutan Sukadana Diduga Dikorupsi, Pengawasan Kanwil Ditjenpas Lampung Dinilai Mandul!
Razia Operasi Patuh Krakatau 2026, Satlantas Polres Tanggamus Jaring 134 Pelanggar!
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Korupsi KUR Rp2,99 Miliar, Kejari Tetapkan Eks Karyawan Bank Lampung Jadi DPO!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Robohkan Gubuk dan Kebun Warga di Tulang Bawang, Wabup Kecam Aksi Pam Swakarsa PT ILP!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Hasil Autopsi  Jasad Lilis Pitriani, dari Luka Tajam hingga Tanda Asfiksia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Rohadi Alcantara Laporkan Balik Subehi Bin Ismail Atas UU ITE, Adukan Kasatreskrim dan Penyidik Polres Tanggamus ke Propam!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Usai Temuan Kerangka Manusia di Pesawaran, Polisi Sisir Laporan Orang Hilang 2 Tahun Terakhir dan Lakukan Tes DNA

Berita Terbaru