Caption : ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Warga yang sempat hilang saat memancing dilaut akhirnya ditemukan, penemuan ini dilakukan di hari ketiga terhadap Abdul Kholid (67) warga Dusun Kiluan Jaya, RT 008/003 Pekon Negeri Kelumbayan, Kecamatan Kelumbayan.
Kasat Polairud Polres Tanggamus Iptu Zulkarnain mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Sabtu (3/8) jam 15.50 Wib di Pantai Batu Suluh, Dusun Kilauan Jaya, Pekon Negeri Kelumbayan Kecamatan Kelumbayan.
“Korban ditemukan sejauh 1,5 KM dari TKP awal tenggelamnya, dalam Kondisi Meninggal Dunia,” kata Iptu Zulkarnain mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rivanda.
Iptu Zulkarnain menjelaskan, penemuan tersebut bermula informasi masyarakat bahwa ada sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di bibir Pantai Batu Suluh. Lalu Tim SAR gabungan menuju ke lokasi melalui darat untuk memastikan identitas jenazah.
“Tiba di lokasi tim SAR gabungan bersama pihak keluarga menyatakan benar bahwa jenazah yang ditemukan sesuai dengan ciri-ciri korban dan berhasil mengidentifikasinya,” jelasnya.
Tindak lanjut penemuan yakni mengevakuasi korban dari lokasi penemuan, menghubungi tim medis Puskesmas Kelumbayan dan penyerahan jenazah ke pihak keluarga.
“Jenazah diserahkan kepada keluarganya, SAR pencarian dan penyelamatan dinyatakan selesai,” imbuhnya.
Ditambahkannya, untuk SAR gabungan yang terdiri dari Babinsa Kelumbayan, Polsek Limau, Polair Polda Lampung, Polair Polres Tanggamus, Pos TNI AL Teluk Kiluan, Aparat Kec. Kelumbayan dan warga setempat.
Sementara itu, menurut Komandan Pos SAR Tanggamus Robi Rusli bahwa pencarian di hari ke-3, dilakukan dengan membagi tim menjadi 4 SRU, dengan pembagian SRU 1 melakukan pencarian menggunakan perahu jukung nelayan kecil dengan pencarian area 4,2 Nm arah Barat Laut dari lokasi kejadian.
SRU 2, melakukan pencarian dengan menggunakan perahu jukung nelayan kecil dengan area pencarian 3,8 Nm arah Barat Daya dari lokasi kejadian.
Lalu, SRU 3 menggunakan perahu jukung besar nelayan melakukan pencarian dengan area pencarian 6 Nm arah Barat Daya dari lokasi kejadian. SRU 4 melaksanakan penyisiran sepanjang bibir pantai sejauh 3 km arah selatan.
Diketahui, kronologi kejadian bermula pada Selasa malam, 30 Juli 2024, sekitar pukul 20.00 WIB, saat Abdul Kholid pergi ke Pantai Kiluan Jaya untuk memancing ikan, seperti yang biasa dilakukannya setiap hari.
Namun, pada Rabu pagi, 31 Juli 2024, korban belum kembali ke rumah, sehingga keluarga dan warga setempat memutuskan untuk mencarinya di lokasi biasanya ia memancing. Di lokasi tersebut, mereka menemukan alat pancing, golok, senter, dan sisa bekas muntahan yang diduga milik korban. (*)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT






