Mahasiswa Bergerak : Jika Jokowi Masih Cawe-cawe dan Rusak Tatanan Demokrasi!

- Editor

Jumat, 2 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Para Mahasiswa dan Presiden Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya, Rafly Rayhan Al Khajri (bawah) dan Civitas Akademika serta Rektor UII Prof. Fathul Wahid (atas).

Hariannarasi.com, Jakarta – Mahasiswa di berbagai Perguruan Tinggi di Seluruh Indonesia mulai menampakkan taringnya, para mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seperti BEM UGM, UI, Unpad, Undip dan Unhas mengancam akan turun ke Jakarta jika Presiden Jokowi tidak berubah dan terus menerus Cawe-cawe dalam pemilu 2024.

Ketua BEM Universitas Padjadjaran (Unpad) Mohammad Haikal Febrian Syah mengatakan, bahwa tindakan ini sebagai bentuk dari perjuangan mahasiswa dan rakyat atas rusaknya tatanan demokrasi.

“Gerakan ini harus kuat dan rapat, konsolidasi yang rapat sangat dibutuhkan agar gerakan ini tidak terpecah-pecah. Tentunya para mahasiswa sebagai pemantik saja, semua elemen masyarakat harus bergerak, mulai dari buruh, petani, dan semua lapisan masyarakat,” jelas Ketua BEM Unpad ini, Jumat (2/2).

Ia menambahkan, bahwa seluruh mahasiswa harus bersatu agar gerakan ini tidak parsial. Saat ini baru beberapa kampus yang menyatakan kritik terhadap pemerintah Jokowi, namun masih dalam internal mereka.

“Jangan sampai tindakan ini lemah, tentu penggalangan kekuatan harus dilakukan, agar tidak tersimpul di ujung saja,” kata dia.

Ia melanjutkan, nantinya tindakan yang akan dilakukan bisa berupa audiensi dengan penguasa, pengajuan atau permintaan, dan bisa juga turun kejalan sebagai bentuk penolakan politik dinasti. “Tidak hanya soal aksi, tapi bisa juga rekomendasi kepada pemerintah,” ujarnya.

Sementara, Guru Besar Antropologi Hukum Universitas Indonesia (UI) Prof. Sulistyowati Irianto menjelaskan, bahwa pihaknya mengingatkan Presiden Jokowi agar tidak mementingkan politik sesaat dan nepotisme keluarga. Pihaknya tak akan tinggal diam dan terus akan mengawasi apa yang akan terjadi kedepannya.

“Civitas Akademika UI akan terus mengawasi apa yang terjadi diluar sana, pesan yang disampaikan jelas agar para penyelenggara negara melaksanakan pemilu dengan cara jujur dan adil,” kata Prof. Sulistyowati.

Ia mengatakan, bahwa masifnya kecurangan yang terjadi menjelang pemilu ini dilakukan dengan sadar dan sepengetahuan penyelengara negara.

“Ini akan merusak Indonesia, bahkan bisa saja setelah pemilu dilakukan maka hasil pemilu tidak mendapatkan legitimasi publik,” kata dia. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Masyarakat Kerap Gelap-gelapan, Harta Bos PLN Malah Meroket dari Rp30 M Jadi Rp110 Miliar!
Siap-siap Warga Lampung! Jokowi Bakal ‘Blusukan’ Tanpa Henti dari Mesuji hingga Pringsewu
Siap-Siap, Jokowi Bakal Keliling Lampung Akhir Juni Ini! Cek Daftar Wilayah yang Akan Dikunjungi
Ratusan Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi “Tritura” di Gedung DPR/MPR RI
Viral, Aksi Emak-emak dari Aliansi Perempuan Indonesia, Tuntut Hentikan MBG dan Buka Lapangan Kerja
Demo Mahasiswa Sulut Berujung Ricuh, Pagar DPRD Roboh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Dua Tahun Jabat Menteri, Kekayaan Zulhas Naik 83 Persen! Total Capai Rp59,8 Miliar
Dalam 2 Tahun, Harta Putri Zulhas Melonjak Drastis dari Rp9 M ke Rp109 M, Uwow!
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:52 WIB

Masyarakat Kerap Gelap-gelapan, Harta Bos PLN Malah Meroket dari Rp30 M Jadi Rp110 Miliar!

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:41 WIB

Siap-siap Warga Lampung! Jokowi Bakal ‘Blusukan’ Tanpa Henti dari Mesuji hingga Pringsewu

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:24 WIB

Siap-Siap, Jokowi Bakal Keliling Lampung Akhir Juni Ini! Cek Daftar Wilayah yang Akan Dikunjungi

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:59 WIB

Ratusan Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi “Tritura” di Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:48 WIB

Viral, Aksi Emak-emak dari Aliansi Perempuan Indonesia, Tuntut Hentikan MBG dan Buka Lapangan Kerja

Berita Terbaru