Caption : Teknik pengambilan gambar bokeh (Dok. Inara Rusli, IG @mommy_starla)
Memahami Teknik Bokeh merupakan kunci Estetika Visual dalam Fotografi dan Videografi, di dunia produksi visual, istilah “bokeh” telah menjadi elemen krusial yang menentukan kualitas estetika sebuah karya.
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Bokeh, yang secara harfiah berasal dari bahasa Jepang “boke” yang berarti buram atau kabur, merujuk pada kualitas area yang tidak terfokus (out-of-focus) dalam sebuah foto atau video.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Teknik ini berfungsi untuk memisahkan subjek utama dari latar belakang, sehingga pandangan penonton terfokus sepenuhnya pada objek yang dituju. Efek ini tidak hanya memberikan kesan dimensi, tetapi juga memberikan sentuhan artistik dan sinematik pada hasil akhir.
Berdasarkan tinjauan teknis, terciptanya bokeh dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Faktor pertama adalah bukaan lensa atau aperture.
Penggunaan aperture besar (angka f-stop kecil, seperti f/1.8 atau f/2.8) memungkinkan lebih banyak cahaya masuk dan menghasilkan kedalaman bidang (depth of field) yang sempit, sehingga latar belakang menjadi lebih buram.
Selain bukaan lensa, jarak antara kamera dengan subjek, serta jarak antara subjek dengan latar belakang, turut menentukan kehalusan bokeh.
Semakin dekat kamera dengan subjek, dan semakin jauh subjek dari latar belakang, maka efek blur yang dihasilkan akan semakin intens.
Faktor pendukung lainnya adalah panjang fokus lensa (focal length). Lensa telephoto cenderung menghasilkan bokeh yang lebih dramatis dibandingkan dengan lensa sudut lebar (wide-angle).
Selain itu, ukuran sensor pada kamera juga memengaruhi, sensor yang lebih besar (seperti full-frame) umumnya lebih mudah menghasilkan efek bokeh yang halus dibandingkan sensor yang lebih kecil.
Dalam praktiknya, bokeh tidak hanya sekadar latar belakang yang kabur. Kualitas bokeh, apakah berbentuk bulat sempurna atau memiliki tepian yang tajam, sangat bergantung pada jumlah dan bentuk bilah (blades) di dalam diafragma lensa.
Bagi para kreator film dan fotografer, menguasai teknik bokeh bukan sekadar mengikuti tren, melainkan sebuah kebutuhan untuk menyampaikan narasi visual yang lebih kuat dan profesional. Teknik ini kini telah menjadi standar dalam berbagai genre, mulai dari fotografi potret hingga produksi film layar lebar. (*)






