Gubernur Mirza Sabet Penghargaan Produktivitas, Tiga Perusahaan Borong Paramakarya

- Editor

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Provinsi Lampung kembali mengukir prestasi gemilang di kancah nasional. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dianugerahi Penghargaan Pembina Produktivitas tertinggi, diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Prof. Yassierli, dalam perhelatan bergengsi Naker Inspirational Leadership Award 2025 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (8/12) malam. 

Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan Pemerintah Pusat atas komitmen dan dukungan kuat Gubernur Mirzani dalam memacu peningkatan produktivitas tenaga kerja di Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sang Gubernur dinilai berhasil mendorong program pembinaan Sistem Manajemen Peningkatan Produktivitas, dengan capaian implementasi pada minimal 0,05\% dari total perusahaan yang beroperasi di wilayahnya.

Tak hanya di tingkat pimpinan daerah, Lampung juga mencetak sejarah baru di sektor industri. Untuk pertama kalinya, tiga perusahaan asal Lampung sekaligus sukses memborong Penghargaan Paramakarya Tahun 2025.

​Ketiga perusahaan yang mengharumkan nama Lampung tersebut adalah:

  • PT. Alu Cinta Padamu
  • PT. Bumi Menara Internusa
  • PT. Natura Perisa Aroma

​Paramakarya, yang merupakan penghargaan tertinggi di bidang produktivitas, diberikan berdasarkan penilaian ketat yang mencakup inovasi, manajemen mutu, keberlanjutan, serta kontribusi ekonomi perusahaan.

Menaker: Tantangan 2026 Jauh Lebih Berat

​Dalam sambutannya, Menaker Yassierli memberikan penekanan tajam terkait kondisi ketenagakerjaan di masa depan. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini harus dijadikan momentum untuk bersiap menghadapi tantangan yang lebih kompleks.

“Kita berada di akhir tahun 2025. Kita punya PR tahun 2026 yang jauh lebih berat,” ujar Yassierli.

Ia menyatakan, produktivitas, inovasi, dan daya saing tenaga kerja nasional akan menjadi isu sentral dan fokus utama dalam program-program strategi Kementerian Ketenagakerjaan ke depan.

Lebih lanjut, Menaker memaparkan bahwa produktivitas tidak sekadar deretan angka statistik. Menurutnya, produktivitas adalah soal cara pikir, praktik kerja, budaya, dan sistem manajemen yang baik.

Hal ini berkaitan erat dengan kemampuan pekerja dalam memberikan nilai tambah (value) bagi perusahaan melalui pemanfaatan teknologi dan budaya kerja yang optimal. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Siap-Siap! Penentuan 3 Besar Digelar 21 April, Siapa Calon Rektor ITERA Terkuat?
Nasib Miris Eks Karyawati Alfamart: Dipaksa Mundur, Diintimidasi, Kini Ditinggal Mangkir Mediasi!
Perdana Pimpin Apel Pagi, Kalapas Kotaagung Ruh Harijadi Tegaskan Kedisiplinan dan Pelayanan Prima
Kendalikan Kas Daerah, Inilah Sosok Kepala BKAD Tanggamus yang Baru Dilantik!
Dicari Sejak Sabtu Malam, Remaja di Lamteng Ini Ternyata Sudah Jadi Mayat di Gorong-Gorong!
Perkuat Birokrasi, Wabup Tanggamus Lantik Sembilan Pejabat
Gubernur Resmikan Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam di Lamtim, Fokus Penguatan Ekonomi Desa
Asik Menjaring, Pria 35 Tahun Tenggelam di Waduk Batu Tegi Tanggamus
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:23 WIB

Siap-Siap! Penentuan 3 Besar Digelar 21 April, Siapa Calon Rektor ITERA Terkuat?

Senin, 20 April 2026 - 13:59 WIB

Nasib Miris Eks Karyawati Alfamart: Dipaksa Mundur, Diintimidasi, Kini Ditinggal Mangkir Mediasi!

Senin, 20 April 2026 - 13:45 WIB

Perdana Pimpin Apel Pagi, Kalapas Kotaagung Ruh Harijadi Tegaskan Kedisiplinan dan Pelayanan Prima

Senin, 20 April 2026 - 07:39 WIB

Kendalikan Kas Daerah, Inilah Sosok Kepala BKAD Tanggamus yang Baru Dilantik!

Senin, 20 April 2026 - 07:03 WIB

Dicari Sejak Sabtu Malam, Remaja di Lamteng Ini Ternyata Sudah Jadi Mayat di Gorong-Gorong!

Berita Terbaru