Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Surabaya – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) dan BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jawa Timur menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Rabu (17/6/2026).
Aksi yang dimulai sejak pagi hari tersebut difokuskan untuk mengkritisi kebijakan ekonomi, iklim demokrasi, serta penegakan hukum di bawah pemerintahan saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan tuntutan yang disuarakan dalam orasi, massa aksi mendesak pemerintah untuk segera menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mencabut kebijakan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Mahasiswa juga menuntut langkah nyata pemerintah dalam menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan harga kebutuhan pokok masyarakat.
Selain isu ekonomi, demonstran juga membawa tuntutan terkait legislasi dan hak asasi manusia. Mereka mendesak percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta RUU Masyarakat Adat.
Dalam orasinya, massa juga secara tegas menolak segala bentuk militerisme, menuntut jaminan kebebasan pers, dan meminta pembebasan tahanan politik tanpa syarat.
Aksi unjuk rasa yang melibatkan gabungan mahasiswa dari berbagai kampus ini menjadi sorotan masyarakat di Surabaya, sekaligus menegaskan kembali posisi mahasiswa sebagai elemen pengawal jalannya demokrasi. (*)






