Caption : Ist
Hariannarasi.com, Pesisir Barat – Sebanyak tujuh ekor kambing milik warga di Dusun Batu Bulan, Pekon Malaya, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, dilaporkan mati dimangsa Harimau Sumatra.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran dan identifikasi pada Minggu (3/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan pemilik ternak, Suwandi, serangan hewan buas tersebut terjadi dalam dua malam yang berbeda. Insiden pertama terjadi pada Selasa malam (27/4/2026) yang mengakibatkan satu ekor kambing dimangsa.
Serangan susulan kembali terjadi pada Jumat malam (30/4/2026) dengan korban mencapai enam ekor kambing.
Mengetahui hal tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Polsek Pesisir Utara, Camat Lemong, Polhut, Satgas WCS, Babinsa, Satpol PP, BPBD, serta warga setempat segera memeriksa area sekitar kandang ternak yang berlokasi di kawasan kebun Hutan Produksi Terbatas (HPT).
Dalam penyisiran yang dilakukan pada pukul 13.00 WIB tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya jejak tapak kaki harimau dengan ukuran panjang sekitar 10 cm dan lebar 6 cm dan sisa tulang kaki kambing yang ditemukan pada jarak sekitar 30 meter dari lokasi kandang.
Mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, Kapolsek Pesisir Utara IPTU Imam Sanuwan menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah antisipasi dengan menggelar patroli gabungan untuk memberikan rasa aman kepada warga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan sementara waktu menghindari aktivitas berkebun di sekitar lokasi ditemukannya jejak harimau. Patroli bersama juga terus dilakukan,” ujar Imam.
Lebih lanjut, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk memperhatikan langkah-langkah keselamatan untuk segera melapor kepada petugas berwenang apabila kembali melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan satwa liar tersebut.
Tidak bertindak sendiri untuk menangani satwa buas demi menghindari hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.
Operasi pengecekan jejak harimau tersebut berakhir pada pukul 16.00 WIB dengan kondisi aman dan terkendali. Hingga saat ini, petugas masih terus melakukan pemantauan intensif di wilayah tersebut guna mencegah terjadinya serangan susulan. (*)






